News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produsen Ribuan Petasan di Bangkalan Diringkus Polisi

Seorang pria pelaku pembuat ribuan petasan di Bangkalan ditangkap dan diperiksa oleh aparat kepolisian setempat. Selain memproduksi, pelaku juga menjual barang rakitan tersebut kepada warga
Senin, 18 April 2022 - 08:31 WIB
Pelaku pembuat ribuan petasan diperiksa polisi
Sumber :
  • tvone - dimas farik

Bangkalan, Jawa Timur - Seorang pria pelaku pembuat ribuan petasan di Bangkalan ditangkap dan diperiksa oleh aparat kepolisian setempat. Selain memproduksi, pelaku juga menjual barang rakitan tersebut kepada warga.

Pelaku inisial MS (26) warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Bangkalan, ditangkap dan diperiksa oleh penyidik Polres Bangkalan, lantaran diketahui telah menyimpan dan memproduksi ribuan petasan di rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menyimpan berbagai macam petesan, MS juga memproduksi dan menjual bahan kimia yang berbahaya guna dipakai di bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri.

"Iya pak. Bahan petasan bisa meledak dan bisa menghancurkan rumah," kata MS, saat ditanya polisi (17/4).

Sementara petugas kepolisian Polres Bangkalan menambahkan, pelaku ditangkap dan diperiksa guna mendalami dan mengembangkan darimana asal bahan petasan pelaku diperoleh.

"Saat ini MS masih tahap pemeriksaan, untuk memperdalam dan mengembangkan darimana bahan itu diperoleh," imbuh Iptu Sucipto Humas, Polres Bangkalan.

Sebelumnya Sabtu malam (15/4), rumah pelaku di Desa Langkap, Bangkalan digerebek anggota Reskrim Polres setempat hingga ditemukan ribuan petasan siap dijual beserta bahan peledak yang juga sudah siap dirakit. Petugas kemudian mengamankan barang bukti tersebut ke Mapolres Bangkalan.

Pada esok harinya, (16/4) barang bukti ribuan petasan dan bahan-banya akan dimusnahkan oleh aparat kepolisian di Lapangan Tembak Kodim 0829 Nangkalan. Namun setelah diledakkan oleh aparat keamanan, getaran cukup kencang hingga terdengar sejauh kurang lebih 4 kilometer.

Rumah warga yang dekat dengan lapangan tembak terkena imbas getaran petasan. Akibatnya, rumah warga mengalami kerusakan bagian genting, plafon runtuh, bahkan dinding rumah menjadi retak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatanya pelaku dijerat undang-undang darurat, nomor dua belas tahun 1951, dengan ancaman hukuman maksimal dua puluh tahun penjara. (FDS/rey)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Timnas Indonesia: Vietnam Sindir Ucapan John Herdman, Bulgaria Akui Garuda Lebih Oke, Media Malaysia Tak Habis Pikir

Terpopuler Timnas Indonesia: Vietnam Sindir Ucapan John Herdman, Bulgaria Akui Garuda Lebih Oke, Media Malaysia Tak Habis Pikir

Kiprah Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 memang berakhir tanpa trofi. Sorotan dari Vietnam, Bulgaria hingga Malaysia menjadi topik yang mencuri perhatian.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Tajam Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Tajam Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago secara tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) transparan dalam melakukan
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok

Trending

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT