News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lempari Rumah Warga dengan Petasan saat Patrol Sahur, 11 Pemuda Diamankan Polisi

Sebanyak 11 pemuda asal Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, diamankan di mapolsek setempat, karena melempari rumah warga dengan petasan saat patrol membangunkan warga untuk makan sahur.
Senin, 11 April 2022 - 14:24 WIB
11 pemuda diamankan, lantaran lempari rumah warga dengan petasan
Sumber :
  • tim tvone - heri sampurno

Situbondo, Jawa Timur - Sebanyak 11 pemuda asal Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, diamankan di mapolsek setempat, karena melempari rumah warga dengan petasan saat patrol membangunkan warga untuk makan sahur.

Belasan pemuda tersebut diamankan di rumahnya masing-masing, setelah petugas Polsek Kendit mendapat laporan dari korban, Noer Nuris (28), warga Desa Balung, Kecamatan Kendit, yang mengaku rumahnya dilempari petasan dan rusak di bagian genteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menjemput 11 pemuda di rumahnya masing-masing, karena melempari rumah korban, Noer Nuri. Aksi mereka terekam kamera pemantau atau CCTV di rumah korban," kata Kapolsek Kendit, AKP Sumiyatno, Minggu (10/4).

Dari hasil pemantauan CCTV, 11 pemuda yang 7 orang diantaranya masih dibawah umur itu, terlihat berulang kali menyalakan petasan dan melempar ke rumah korban. Setelah petasan meledak, gerombolan pemuda tersebut kabur meninggalkan lokasi. 

Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya yang datang langsung ke Mapolsek Kendit  mengatakan, selain didata dan dilakukan pembinaan, untuk memberikan efek jera terhadap 11 pemuda tersebut, para orang tua 11 pemuda dan Kepala Desa (Kades) tempat mereka tinggal, juga dipanggil ke Mapolsek Kendit.

"Bahkan, sebelum diserahkan kepada orang tuanya agar diberi pembinaan lanjutan, 11 pemuda tersebut disuruh menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi," ujar AKBP Andi Sinjaya.

Pria yang akrab dipanggil Andi menegaskan, aksi main petasan 11 pemuda itu tergolong meresahkan warga, selain dapat memicu kebakaran, bunyi keras petasan dapat memicu emosi warga saat terlelap tidur maupun saat tengah menunggu waktu sahur.

Pihaknya juga meminta kepada orang tua belasan pemuda tersebut, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya.

"Kami juga meminta kepada para orang tua 11 pemuda tersebut, agar melarang anaknya bermain petasan, selain membahayakan kepada orang lain, petasan juga membahayakan dirinya sendiri," imbau AKBP Andi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, pembinaan terhadap sebelas pemuda pelempar petasan disaksikan oleh Kepala Desa Balung Sawari, Kasi Trantib Satpol PP Kendit Sudiyanto, Ketua FKUB Situbondo KH Yusron Safrowi, Babinsa Sertu Suherman, dan Kasun Karang Polo Andriyanto.

Pemuda dan remaja yang diamankan oleh petugas Polsek Kendit, Situbondo, diantaranya H (26), O (21), A (21), N (19), R (17), DF (16), AJ (16), SI (14), SA (14), IS (14), dan SP (13). Mereka merupakan warga Kecamatan Kendit, Situbondo. (Hery Sampurno/hen)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT