Banjir Rendam Pesantren dan Rumah Warga di Jombang
- tim tvone - umar sanusi
"Asrama santri putri yang sebelah selatan masjid sempat terendam tapi tidak air masuk dalam kamar," kata kyai yang dikenal dengan sebutan Gus Ufik itu.
Meski sempat mencapai ketinggian sekitar 60 hingga 80 sentimeter di lokasi pesantren, namun dijelaskan Gus Ufik, mulai pukul 04.00 WIB air telah mulai surut. Sehingga saat jam masuk sekolah, santri telah bisa bersekolah seperti biasa.
"Tapi kita umumkan, bagi santri yang bersekolah jalan kaki, tidak usah memakai sepatu untuk sementara. ini untuk menjaga agar santri tidak masuk angin gara-gara sepatu basah ataupun penyakit yang lain," tambah Gus Ufik.
Mengenai banjir yang terjadi, Gus Ufik tidak bisa mengusulkan solusi pencegahannya, karena banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah hulu ditambah hujan deras di sekitar lokasi pesantren.
"Setiap kali hujan deras di wilayah hulu terjadi banjir. Kalau hujan disini saja tidak banjir," pungkas Gus Ufik. (usi/hen)
Load more