News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Warga Ponorogo Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Resepsi Pernikahan

Sejumlah warga dari Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, dan Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan pada resepsi pernikahan di rumah milik RM (52) di Desa Pengkol, Kauman.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 23 Agustus 2024 - 21:42 WIB
Puluhan Warga Ponorogo Diduga Keracunan Makanan Resepsi Pernikahan
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Sejumlah warga dari Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, dan Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan pada resepsi pernikahan di rumah milik RM (52) di Desa Pengkol, Kauman.

Akibat kejadian ini, empat orang warga harus menjalani perawatan inap di Puskesmas Ngrandu, Kauman. Sementara itu, belasan orang lainnya menjalani rawat jalan setelah memeriksakan diri ke puskesmas setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rika Widianawati (29), salah satu warga yang menghadiri resepsi pernikahan tersebut, mengungkapkan bahwa beberapa jam setelah menyantap makanan di acara tersebut, ia mulai merasakan sakit perut disertai diare dan pusing.

Awalnya, ia memilih untuk menjalani rawat jalan, namun kondisinya terus memburuk dengan tubuh yang semakin lemas dan pusing yang tak kunjung reda, sehingga akhirnya ia dirawat inap di Puskesmas Ngrandu.

“Banyak yang sakit, awalnya sakit perut, diare, dan juga pusing. Dalam satu keluarga yang sakit itu saya dan kakak,” ujar Rika.

Setelah menjalani perawatan, kondisi Rika mulai membaik, meskipun ia masih mengeluhkan pusing dan sedikit diare. Kelemahan tubuhnya membuatnya masih harus beristirahat di ruang perawatan Puskesmas Ngrandu.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jambon, Mohamad Budi Setiawan, saat dikonfirmasi oleh media, mengatakan bahwa setelah menerima laporan dari warga Desa Pulosari yang mengeluhkan gejala pusing, mual, dan diare, pihaknya segera melakukan pendataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tercatat ada 28 orang yang terdampak. Lima orang di antaranya masuk rumah sakit. Informasinya, dua orang sudah pulang, jadi saat ini masih ada tiga orang yang dirawat di Puskesmas Blembem, RS Bantarangin, dan RS Aisyah,” jelasnya.

Pihak puskesmas telah melakukan pendataan dan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut. (asn/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT