News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hanura Mesra dengan Nasdem, Wacana Bentuk Poros Sendiri di Pilkada Nganjuk

Dalam persiapan menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Nganjuk, Partai Hanura mengambil sikap tegasnya untuk berkoalisi dengan Partai Nasdem
Jumat, 5 Juli 2024 - 11:50 WIB
Hanura Mesra dengan Nasdem di Nganjuk
Sumber :
  • Tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Dalam persiapan menuju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Nganjuk, Partai Hanura mengambil sikap tegasnya untuk berkoalisi dengan Partai Nasdem. Langkah ini menegaskan tekad Hanura untuk membentuk poros politik sendiri yang solid dan siap menantang kandidat dari partai-partai lain.

Hal ini di latar belakangi beredarnya gambar baliho atau banner di beberapa sudut jalan di Kabupaten Nganjuk, dengan latar biru tua dan oranye. Ada yang berisi narasi "Rindu Bunda" dengan siluet wanita berkerudung, ada pula yang bertuliskan kalimat "Ayo Berteman".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik mengganggap gambar tersebut berhubungan dengan kontestasi Pilkada Nganjuk 2024. Warna biru tua dan oranye identik dengan dua parpol yakni Partai Hanura dan Nasdem. Sedangkan narasi "Rindu Bunda" identik dengan Ita Triwibawati atau Bunda Ita, tokoh perempuan yang disebut-sebut bakal maju menjadi Calon Bupati (Cabup) Nganjuk.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPC Partai Hanura Raditya Haria Yuangga tak menampik bahwa partainya saat ini memang sedang mesra dengan Partai Nasdem.

"Jadi sampai hari ini kami di Partai Hanura masih terus berkomunikasi aktif dengan Partai Nasdem," ujar Yuangga.

Adapun terkait maju bacabup maupun bacawabup, Yuangga menyebut pihaknya juga masih menjalin komunikasi mendalam dan menjajaki kedua nama calon yang bakal di usung, yaitu cabup dan cawabup.

"Kami belum bisa mengatakan berkoalisi, tetapi menuju ke koalisi antara Hanura dan Nasdem. Saat ini prosesnya sekitar 90 persen hampir bersepakat koalisi dengan Nasdem. Sedangkan untuk calonnya itu nanti kami berdua (Hanura dan Nasdem) akan berkomunikasi lagi," imbuhnya.

Adapun terkait kemunculan banner biru tua-oranye yang banyak diperbincangkan, Yuangga justru mempersilahkan untuk bertanya kepada yang membuat atau memasangnya.

"Siapa yang memasang kami juga nggak tahu. Kemungkinan dari beberapa orang yang suka jika kami (Hanura dan Nasdem) berkoalisi," ungkap politikus yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Nganjuk tersebut.

Yuangga juga menilai, narasi "Ayo berteman" yang ada di dalam gambar banner itu juga tidak mengarah kepada sosok tertentu. Begitu pula dengan narasi "Rindu Bunda", yang disebut Yuangga juga tidak menggambarkan sosok tertentu secara spesifik.

"Saya melihat isi tulisannya kan mengajak berteman. Kepada siapapun antar pendukung, siapapun pilihan Bupatimu, mari berteman," kata Yuangga.

Soal kabar Bunda Ita yang akan diusung oleh Partai Hanura dan Nasdem, Yuangga memang belum berbicara secara gamblang. Ia hanya menyebut, bahwa bisa saja calon yang akan diusung partainya adalah sosok perempuan.

"Apakah perempuan? bisa jadi," ucap Yuangga.

Lebih lanjut Yuangga mengatakan, jika nanti koalisi Hanura-Nasdem benar-benar terwujud, pihaknya akan bekerja keras memenangkan paslon yang diusung. Karena menurutnya, siapapun calon pasti ingin menang, tidak ada satupun yang ingin kalah.

"Maka dari itu kami juga akan semangat bekerja dengan mesin politik kami, siapapun nanti paslon yang kami usung," ujar Yuangga.

Terkait rekomendasi bacabup dan bacawabup, sejauh ini menurut Yuangga pihaknya masih menggodok beberapa nama yang sudah mendaftar. Di mana, nantinya juga akan disandingkan dengan kandidat dari Partai Nasdem.

Ia menjelaskan, mekanisme turunnya rekomendasi cabup-cawabup dari Hanura diawali pengajuan nama-nama calon dari DPC ke DPD untuk dilakukan fit and proper test. Berikutnya setelah tersaring akan diajukan ke DPP, untuk diputuskan 1 nama yang mendapat rekomendasi.

"Kami di DPC pada prinsipnya akan patuh dan tunduk kepada keputusan DPP Hanura. Tetapi kami juga berusaha meyakinkan DPP bahwa paslon yang kami usung nantinya benar-benar bisa memenangkan pertarungan di Pilkada Nganjuk 2024,"pungkasnya.

Dengan terbentuknya poros Hanura-Nasdem, dinamika politik di Nganjuk diprediksi akan semakin menarik. Kedua partai ini optimis mampu memberikan perlawanan sengit kepada calon-calon dari partai lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami yakin bahwa dengan persatuan dan kerja keras, kami bisa mengalahkan calon lain dan membawa Nganjuk menuju perubahan yang lebih baik," tutup Yuangga.

Pilkada Nganjuk yang akan digelar beberapa bulan lagi ini dipastikan akan menjadi ajang pertarungan yang seru dan penuh strategi. Partai Hanura dan Nasdem, dengan poros barunya, siap menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan. (kso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT