News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Balon Udara Meledak, Polisi Periksa 15 Saksi, Dua Diantaranya Perempuan

Polres Ponorogo saat ini tengah menggali keterangan dari 15 orang saksi terkait dengan ledakan balon udara tanpa awak yang disertai petasan dan meledak.
Selasa, 14 Mei 2024 - 14:54 WIB
Balon Udara Meledak, Polisi Periksa 15 Saksi, Dua Diantaranya Perempuan
Sumber :
  • aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com – Satreskrim Polres Ponorogo, saat ini tengah menggali keterangan dari 15 orang saksi terkait dengan ledakan balon udara tanpa awak yang disertai petasan dan meledak hingga mengakibatkan empat remaja menjadi korban pada Senin (14/5/2024) kemarin pagi. 

15 orang yang diperiksa polisi, dua diantaranya adalah perempuan dewasa. Dari hasil pemeriksaan sementara dua orang perempuan tersebut adalah sebagai bendahara dan pendanaan pembuatan balon udara. Sementara itu juga terdapat enam remaja di bawah umur, sedangkan sisanya adalah remaja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman pemeriksaan dan belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus ledakan balon udara yang dalam pembuatannya disinyalir menggunakan bahan peledak jenis serbuk petasan.

Sementara itu dua remaja yang terkena ledakan balon udara saat menerbangkan balon saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan, karena luka bakar hingga 63 persen. Sedangkan satu korban lain mengalami luka bakar pada bagian kaki, yang sebelumnya melakukan perawatan mandiri di rumah.

“Kita belum bisa menetapkan tersangka karena masih kita periksa semuanya, dua orang masih di rumah sakit belum kita periksa dan yang luka-luka ringan juga masih butuh perawatan,” terang Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rio Pradana. 

Polsek Balong yang diback up Satrekrim Polres Ponorogo menyita sejumlah barang bukti, diantaranya adalah buku pendanaan balon udara, sumbu balon udara yang telah terbakar, selongsong petasan, dan alat-alat pembuat balon serta petasan dari lokasi ledakan balon serta rumah saksi yang telah dimintai keterangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, polisi sempat mengalami kesulitan saat proses meminta keterangan dari warga usai ledakan mengerikan balon udara tanpa awak yang diterbangkan di tepi sawah, karena mayoritas mereka tertutup dan takut, namun setelah mendapatkan video amatir yang beredar di masyarakat dan keterangan dari remeja yang terluka, akhirnya menemukan jalan untuk mengungkap kasus tersebut. 

Polres Ponorogo meminta masyarakat agar berhenti menerbangkan balon udara terlebih dengan digantungkan petasan. Selain membahayakan keselamatan penerbangan, balon udara yang membawa petasan juga berisiko dapat melukai orang lain. (asn/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT