News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pendaki Asal Pakisaji Malang Alami Hipotermia di Gunung Kawi

Dua orang pendaki asal Kecamatan Pakisaji, Malang, mengalami hipotermia (kedinginan) saat berada di ketinggian 2603 mdpl di Batu Tulis Gunung Kawi Malang.
Rabu, 1 Mei 2024 - 16:44 WIB
Dua Pendaki Alami Hipotermia di Gunung Kawi
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Dua orang pendaki asal Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, mengalami hipotermia (kedinginan) saat berada di ketinggian 2603 mdpl di Batu Tulis Gunung Kawi Malang.

Kedua pendaki bernama Nadia dan Cantika tersebut berasal dari komunitas pendaki gunung Dusun Segenggeng, Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasihumas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik saat dikonfirmasi awak media mengatakan, kedua pendaki yang mengalami kedinginan ini berangkat rombongan berjumlah 13 orang.

Mereka berasal dari Dusun Segenggeng, Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji. Pendakian dimulai dari posko Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir.

"Rombongan ini berangkat pukul 06.00 pada hari Minggu tanggal 28 April lalu,” ujar Taufik kepada awak media Rabu (1/5).

Lanjut kata Taufik, setelah mencapai Gunung Kawi, tepatnya di batu tulis dengan ketinggian 2603 meter di atas permukaan laut (mdpl), dua pendaki perempuan tidak kuat berjalan. Dua orang teman mereka yang bernama Devi dan Bayu kemudian turun untuk meminta bantuan ke Posko Pendakian Merkusi.

“Kedua pendaki mengalami hipotermia dan tidak kuat berjalan dikarenakan kehujanan dan kecapekan,” bebernya. 

Petugas yang berjaga di posko pendakian kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polsek Wagir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mendapatkan laporan ini, petugas gabungan baik dari Polsek Wagir bersama dengan Muspika Wagir, Perhutani, dan relawan Wagir, berangkat untuk melakukan evakuasi pada pukul 23.30 Wib.

"Proses evakuasi dilakukan hingga keesokan harinya, yakni Senin (29/4) pukul 11.00. Kedua pendaki berhasil dievakuasi dari Gunung Kawi dan dilarikan ke Puskesmas Wagir untuk mendapatkan perawatan," tandasnya. (eco/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

Manchester United (MU) dilaporkan siap mengerahkan segala upaya demi mendatangkan seorang gelandang anyar dengan nilai transfer fantastis, yang disebut-sebut bisa menembus lebih dari Rp2 triliun.
Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Pemerintah mengklaim situasi keamanan dan mobilitas masyarakat selama Operasi Lilin hingga malam pergantian tahun berjalan aman dan terkendali.
MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

Pelatih Manchester United (MU) Ruben Amorim tetap menunjukkan keyakinan tinggi meski timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.

Trending

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror terhadap influencer Dj Donny berlangsung berlapis dan semakin berbahaya. Berawal dari kiriman bangkai ayam berisi ancaman, teror itu memuncak dengan pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari.
Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya
Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Pelatih Everton, David Moyes, memberikan pujian khusus kepada duet bek tengah Jake O’Brien dan James Tarkowski usai kemenangan meyakinkan 2-0 atas Nottingham Forest
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.
MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

Kalender balap MotoGP 2026 resmi dirilis. Dorna Sports selaku promotor mengumumkan akan ada 22 balapan yang digelar sepanjang musim depan.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT