News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ledakan Petasan di Bangkalan, Madura, Tim Inafis dan Gegana Brimob Polda Jatim Gelar Olah TKP, Ini Temuannya

Ledakan petasan yang terjadi di Desa Sembilangan, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jumat malam (19/4) menelan tiga korban
Sabtu, 20 April 2024 - 20:28 WIB
Olah TKP rumah hancur akibat petasan
Sumber :
  • Tim tvone - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Ledakan petasan yang terjadi di Desa Sembilangan, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jumat malam (19/4) menelan tiga korban. Satu orang meninggal dunia, dua diantaranya mengalami luka bakar di bagian tubuhnya hingga dilarikan ke rumah sakit Bangkalan.

Petugas gabungan dari tim Inafis, laboratorium forensik serta Gegana Brimob Polda Jawa Timur, melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lapangan. Sebelum petugas melakukan penyidikan, rumah tersebut diberikan garis pembatas atau police line serta disterilkan dari warga. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya ledakan mercon susulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Olah TKP melibatkan tim dari Gegana Satbrimob, Inafis Ditreskrim Polda Jawa Timur untuk sterilkan TKP, karena dimungkinkan terdapat bahan peledak petasan," kata AKBP Heru Cahyo Seputro, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Madura, Sabtu (20/4).

Lanjutnya, kondisi di lapangan sudah steril, petugas kemudian melakukan tindakan olah TKP. Dari Olah TKP petugas menemukan sejumlah kertas gulungan mercon yang belum diisi bubuk petasan, masing-masing jenis petasan kemudian diamankan oleh petugas

"Hasil dari olah TKP dari petugas gabungan ini, ditemukan lima selongsong atau lima kertas gulungan petasan kosong di rumah yang hancur, tetapi hanya selongsong, tidak ada serbuk atau bahan petasan," terangnya.

Berdasarkan dugaan sementara, menurut AKBP Heru, petasan yang meledak di dalam rumah diperkirakan terdapat sekitar satu kilo bahan mercon. Ledakan berada di ruang tertutup hingga rumah hancur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk dugaan sementara bahan petasan berada di dalam rumah diperkirakan ada satu kilogram bahan mercon, namun karena meledak di ruang tertutup (dalam rumah) hingga ledakan menjadi besar. Kalau barang petasan ini mudah meledak. Kemungkinan ada sejumlah faktor membuat petasan meledak mulai ada gesekan percikan api mungkin dari api rokok atau dari HP bisa juga menyebabkan ledakan," pungkasnya

Sejumlah barang bukti yang ditemukan petugas di TKP berupa selongsong petasan saat ini berada di tangan aparat kepolisian. (fds/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT