GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mangkir Apel Hari Pertama Kerja Pascalibur Idul Fitri, 38 ASN Terancam Dapat Sanksi

Sebanyak 38 ASN lingkup Pemkab Jombang, terancam mendapatkan sanksi disiplin akibat tidak hadir dalam apel hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri.
Selasa, 16 April 2024 - 12:53 WIB
Mangkir Apel Hari Pertama Kerja Pascalibur Idul Fitri, 38 ASN Terancam Dapat Sanksi
Sumber :
  • umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Sebanyak 38 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, terancam mendapatkan sanksi disiplin. Sebab mereka tidak hadir dalam apel hari pertama masuk kerja setelah libur panjang Idul Fitri 1445 H yang digelar di lapangan Pemkab Jombang, Selasa (16/4/2024) pagi.

Dari total 3.307 ASN yang diwajibkan ikut apel hari pertama masuk kerja, sebanyak 2.790 yang hadir. Sebanyak 517 tidak hadir, terdiri dari 35 sedang cut, 444 sedang melakukan pelayanan dan 38 absen tanpa memberi keterangan. ASN berjumlah 38 inilah yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan dan akan dijatuhi sanksi jika alasannya tidak bisa diterima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada yang tanpa keterangan masih ada sekitar 38. Lalu saya sampaikan supaya atasannya langsung coba mencari keterangan dipanggil, kemana mereka. Kalau alasannya memang bisa diterima, karena sesuatu hal dan belum sempat melaporkan tidak bisa datang, bisa kita terima. Tetapi kalau alasan-alasannya itu tidak bisa kita terima ya harus kita kasih sannksi paling tidak sanksi teguran secara lisan atau pun tertulis," ungkap Sugiat, PJ Bupati Jombang usai apel.

Sugiat menjelaskan, sebenarnya ASN diberi kesempatan untuk Work From Home (WFH) seperti surat edaran dari Menteri PAN & RB. Tetapi Pemkab Jombang tidak menerapkan WFH, sehingga seluruh ASN wajib masuk kerja.

"Karena Jombang ini bukan daerah pemudik, tapi daerah yang didatangi oleh pemudik. Yang keluar kota ada tapi kan tidak banyak, berbeda dengan kota-kota di Jakarta. Maka kita putuskan untuk tetap masuk 100 persen. Tapi kalau ada yang belum bisa kembali karena sesuatu hal secara teknis, supaya shareloc dan melaporkan kendalanya apa sehingga tidak dianggap alpa," tambah PJ Bupati.

Apel dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Sehingga bagi ASN yang datang mendekati pukul 07.00 atau bahkan lebih, harus berlari-lari menuju lapangan tempat apel dilaksanakan. Karena mereka takut dianggap alpa dan berpotensi untuk mendapatkan sanksi dari atasannya.

Usai apel, seluruh ASN dari berbagai instansi tersebut mengikuti halal bi halal dengan berjabat tangan dengan cara berbaris. Mereka berjabat tangan dengan PJ Bupati dan seluruh forkopimda, diantaranya Wakapolres, Kajari, Dandim 0814, Ketua DPRD serta Sekdakab. (usi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT