News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Gempa Tuban, BPBD Jombang Temukan Tambahan Pergeseran di Lokasi Bencana Tanah Amblas

Gempa Tuban yang terjadi pada hari Jum'at (22/3) sangat dirasakan warga di lokasi bencana tanah amblas di Jombang.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 24 Maret 2024 - 10:41 WIB
BPBD Jombang mengukur keretakan tanah
Sumber :
  • tvOne - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Gempa Tuban yang terjadi pada hari Jum'at (22/3) sangat dirasakan warga di lokasi bencana tanah amblas di Jombang. Untuk itu, BPBD Jombang langsung turun ke lokasi melakukan pengukuran untuk mengetahui perkembangan tanah amblas dan retakannya. Hasilnya terdapat penambahan amblas dan retak sekitar satu milimeter.

BPBD Kabupaten Jombang turun ke lokasi bencana tanah bergerak dan amblas di Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Jombang, Sabtu (23/3) siang. Sebanyak 11 rumah di dusun ini mengalami rusak berat karena bencana tanah amblas 7 Maret 2024 lalu. Kesebelas rumah warga kini dikosongkan, pemiliknya saat ini tinggal di pengungsian sementara, di rumah tetangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selama posko di Sambirejo ini dibuka, kami selalu melakukan pemantauan pergerakan tanah yang ada di sini. Juga setelah gempa (Tuban) kemarin kami langsung melakukan cek ulang terhadap keretakan-keretakan yang terjadi," ungkap Abdi Purwoko, Petugas BPBD Jombang di lokasi bencana.

Abdi menambahkan, hasil dari pengukuran di setiap sudut lokasi bencana tanah bergerak dan tanah amblas di Dusun Jumok, didapat adanya penambahan tanah amblas pasca gempa Tuban. Sebelumnya, tanah amblas yang terdalam mencapai 72 centimeter.

"Ternyata dari beberapa titik yang saya lakukan pengukuran, ada satu titik yang bergeser sekitar satu milimeter," ujar Abdi.

Lanjut Abdi, hasil pengukuran tersebut akan disampaikan kepada pimpinan untuk diambil langkah-langkah ke depan.

Gempa Tuban yang terjadi pada hari Jum'at, sempat dirasakan warga Dusun Jumok termasuk warga korban tanah amblas, hingga dua kali. Namun gempa pukul 15.52 WIB yang menimbulkan kepanikan warga hingga sejumlah warga keluar rumah mencari aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kaseno, Ketua RT setempat menjelaskan, kepanikan warga karena khawatir seperti yang terjadi pada 7 Maret lalu. 

"Warga disini sama merasakan getaran itu bahkan pak Zaini (salah satu warga) bilang ini apa pak RT kok ada getaran. Saya jawab mungkin agak jauh itu pak sumber getarannya. Warga sempat panik pada keluar rumah semua. Karena dikira tanah amblas susulan yang menimpa dusun ini," kata Kaseno, Ketua RT di Dusun Jumok, Sabtu (23/3).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT