GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prevalensi Stunting Jatim terus Menurun di Angka 17,7%, Khofifah Ajak Semua Elemen Kejar Target 14% di Akhir Tahun 2024

Angka prevalensi stunting Provinsi Jawa Timur terus menurun. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan angka prevalensi stunting di Jatim adalah 17,7 persen. 
Rabu, 20 Maret 2024 - 12:31 WIB
Prevalensi Stunting Jatim Menurun di Angka 17,7%
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Angka prevalensi stunting Provinsi Jawa Timur terus menurun. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dipaparkan dalam rapat bersama Wapres RI KH Ma’ruf Amin, Selasa (20/3), angka prevalensi stunting di Jawa Timur saat ini adalah 17,7 persen. 

Angka ini menurun dibandingkan tahun lalu dimana angka prevalensi Jawa Timur adalah 19,2 persen. Angka prevalensi stunting Jatim ini jauh dibawah rerata nasional yaitu 21,5 persen. Meski begitu Jatim masih harus berupaya mengejar target nasional dimana angka prevalensi stunting ditarget mencapai 14 persen di tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PP Muslimat NU yang juga Gubernur Jatim 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melihat angka prevalensi stunting menjadi PR bersama. Semua elemen, tak hanya pemerintah, harus bergandengan tangan dan menyatukan langkah untuk bisa menurunkan angka prevalensi stunting.

“Alhamdulillah jika dilihat tren datanya, angka prevalensi stunting Jatim terus menurun. Kemarin, Wapres menggelar rapat khusus terkait percepatan penurunan stunting dan disampaikan bahwa prevalensi stunting Jatim per awal tahun 2024 ini adalah 17,7 persen,” tegas Khofifah, Rabu (20/3). 

“Angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Namun kita harus bekerja keras untuk bisa mengejar target 14 persen hingga akhir 2024 mendatang,” tegasnya.

Khofifah sendiri sampai saat ini aktif untuk melakukan upaya menurunkan angka stunting. Misalnya membagikan telur ayam gratis pada ibu hamil dan juga anak-anak saat dilakukan operasi pasar di seluruh daerah di Jatim. Hal tersebut menjadi upaya nyata melakukan upaya pemenuhan gizi agar anak bisa terhindar dari stunting.

Tidak hanya itu, di Muslimat NU, Khofifah juga telah merancang program khusus untuk dalam upaya penurunan stunting. Mulai dari gerakan sedekah satu butir telur setiap hari, menggagas ibu asuh stunting, dan juga melakukan deklarasi komitmen bersama memerangi stunting saat acara Harlah Muslimat NU ke 78 di Gelora Bung Karno pada Januari 2024 lalu.

“Karena stunting ini bukan hanya masalah kesehatan saja. Melainkan adalah masalah serius yang berkait dengan keberlangsungan pembangunan bangsa. Terlebih kita sedang menyongsong Indonesia Emas 2045 yang artinya generasi bangsa di tahun tersebut haruslah sehat dan memiliki tumbuh kembang optimal,” tegasnya.

Lebih lanjut peraih Penerima Honorary Award for Global Peace and Women Empowerment atau Perdamaian Global dan Pemberdayaan Perempuan dari Minhaj-Ul-Quran International ini pun menyebutkan bahwa mencegah stunting harus dilakukan sejak usia remaja. Dimana remaja perempuan harus dipastikan memiliki kecukupan asupan zat besi untuk menghindari anemia.

Selain itu saat hamil, kecukupan gizi juga harus dipastikan agar mendukung pertumbuhan optimal pada janin. Tak sampai di sana, saat bayi lahir di 1000 hari pertama juga harus dipastikan kecukupan asupan nutrisi dan gizi karena menjadi kunci pertumbuhan anak ke depan.

Di sisi lain, berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dipaparkan dalam rapat bersama Wapres, ada tiga provinsi di Indonesia yang sudah mencapai target RPJMN dengan prevalensi stunting di bawah 14 persen. Yaitu provinsi Riau (13,6%), Jambi (13,5%) dan juga Bali (7,2%). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan ada lima provinsi di Indonesia yang tercatat sebagai daerah dengan prevalensi stunting tertinggi dengan persentase lebih dari 30 persen. Yaitu Papua Tengah (39,4%), NTT (37,9%), Papua Pegunungan (37,3%), Papua Barat Daya (31%) dan Provinsi Sulawesi Barat (30,3%). 

“Bismillah dengan upaya bersama dan sinergi seluruh pihak, Jatim bisa mencapai target prevalensi stunting 14 persen di akhir tahun 2024 mendatang,” pungkas Khofifah. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT