News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

GP Ansor dan Banser Dukung Gus Barra Maju Pilbup Mojokerto, Ini Menurut KH Asep Syaifudin Chalim

Dukungan kepada Muhammad Al Barra untuk maju sebagai Bupati Mojokerto dalam kontestasi pilkada Mojokerto 2024-2029 terus mengalir
Senin, 4 Maret 2024 - 09:46 WIB
Pilbup Mojokerto
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Dukungan kepada Muhammad Al Barra untuk maju sebagai Bupati Mojokerto dalam kontestasi pilkada Mojokerto 2024-2029 terus mengalir. Kali ini dukungan diberikan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser Mojokerto kepada Gus Barra.

Kyai Haji Asep Syaifuddin Chalim, ayah Gus Barra menegaskan dukungan akan terus datang dari berbagai elemen masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hal ini demi membangun Bumi Majapahit tersebut lebih maju, adil, makmur dan sejahtera, yang bisa dirasakan semua masyarakat,” ungkap KH Asep dengan tegas.

Deklarasi dukungan GP Ansor dan Banser Kabupaten Mojokerto kepada Gus Barra untuk maju dalam kontestasi Pilkada Mojokerto periode 2024-2029 ini digelar di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto. 

Dukungan kepada pria kelahiran 11 November 1986 ini dihadiri oleh KH Asep Syaifuddin Chalim, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, dan jajaran pengurus GP Ansor Kapupaten Mojokerto, dan Ketua PW GP Ansor Jatim, Syafiq Sauqi.

Menurut KH Asep, ayah Gus Barra, saat ini terus mengalir dukungan kepada putranya tersebut. Dukungan tidak hanya dari partai politik namun banyak elemen masyarakat di Kabupaten Mojokerto yang menghendaki Gus Barra maju dalam kontestasi Pilkada mendatang, untuk menggantikan Bupati Ikfina Fahmawati. KH Asep mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak kepada putranya Gus Barra ini, termasuk dukungan dari GP Ansor dan Banser.

“Ya sebagai dukungan komitmen mereka untuk memperjuangkan, bukan dukungan pasif tapi dukungan memperjuangkan (Barra), tapi tidak hanya setengah-setengah melainkan totalitas tinggi,” harap KH Asep, dalam sambutannya di hadapan pengurus dan kader GP Ansor dan Banser.

“Elemen yang lain (yang mendukung) kelompok adat di belakang kita semuanya, pondok pesantren-pondok pesantren mereka berada di belakang kita, bukan sebagai pemilih tetapi mereka bersifat memperjuangkan untuk memenangkan dan kita ingin merangkul seluruh masyarakat Mojokerto,” ujar KH Asep.

Ditambahkan KH Asep, pihaknya akan mengambil semua dukungan suara, dan  tidak boleh berspekulasi dalam Pilkada Mojokerto nanti. 

“Kalau sudah semuanya kita ambil (dukungan  dan suara pemilih), kan yang lain kan mengambil segmen ya mungkin sisa-sisanya itu saja loh kok sampai begitu semangat. Hal ini untuk apa? Ya, untuk mewujudkan Mojokerto yang maju, adil dan makmur,” tandas KH Asep.

Sudah Direkom Sejumpah Parpol
Sementara itu, Gus Barra, yang juga Ketua GP Ansor Mojokerto mengatakan, pihkanya kali ini bertepatan dengan menghadapi Pilkada 2024 pada 27 November 2024, maka sebagai organisasi GP Ansor Mojokerto harus memiliki sikap politik ke depan. 

“Hari ini sikap politik sahabat-sahabat Ansor se Kabupaten Mojokerto mulai dari ranting sampai anak cabang sampai cabang, sepakat bahwasanya saya diamanahi untuk maju mengikuti konservasi Pilkada 27 November 2020,” ujar Gus Barra.

Gus Barra, yang kini sebagai Wakil Bupati Mojokerto optimisme menatap Pilkada mendatang.

”Insya Allah secara tiket (dukungan parpol pengusung) sudah mencukupi dengan komunikasi partai yang sudah intens dengan pihaknya.  

“Dari perolehan pileg yang baru ini ada mencukupi tiket itu. Tinggal bagaimana kemudian kita konsolidasi dengan relawan-relawan di seluruh kabupaten (Mojokerto) untuk komunikasi dengan partai-partai pendukung itu,” ungkap Gus Barra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sampai saat ini, lanjut Gus Barra, pihaknya sudah pada tahap kesepakatan dengan partai-partai pendukung, tinggal menunggu perolehan besar dan penetapan secara resmi dari KPU Mojokerto. 

“Dari situ kemudian kita tahu berapa kursi partai-partai yang telah sepakat untuk merapat ke kita. Partai yang sudah merapat diantaranya Demokrat, Hanura, PAN, Nasdem, dan Gerindra, serta yang lain nanti juga akan menyusul,” pungkas Barra. (hen) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT