News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Ulama, Kyai dan Habaib dari Forum Penyelamat Pemilu Jurdil Datangi DRPD Jatim Desak Hak Angket DPR RI

Sekitar 100 tokoh kyai ulama, habib dan masyarakat dari Surabaya dan Madura yang tergabung dalam Forum Penyelamat Pemilu Jurdil (FPPJ) mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
Minggu, 3 Maret 2024 - 00:25 WIB
Ratusan Ulama, Kyai dan Habaib dari Forum Penyelamat Pemilu Jurdil Datangi DRPD Jatim Desak Hak Angket DPR RI
Sumber :
  • tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Sekitar 100 tokoh kyai, ulama, habib dan masyarakat dari Surabaya dan Madura yang tergabung dalam Forum Penyelamat Pemilu Jurdil (FPPJ) mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Kedatangan mereka ini dalam rangka audiensi dengan perwakilan rakyat yang ada di sana. Namun sayangnya kedatangan perwakilan masyarakat ini tidak ditemui para anggota dewan yang kebetulan tak ada di tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa yang berjumlah sekitar 100 orang tiba di gedung DPRD Provinsi sekitar pukul 13.00 WIB. Sempat berorasi di depan gedung, massa akhirnya diperkenankan masuk ke dalam.

Massa ini ditemui oleh perwakilan dari Sekretariat DPRD Provinsi Jatim. Dalam ruangan tersebut massa tetap menuntut agar apa yang disuarakan tetap dicatat agar disampaikan ke para anggota dewan nantinya.

Di dalam FPPJ kemudian menyatakan sikap. Ada tiga point inti yang dibacakan oleh Ustad Andri Kurniawan.

Pertama yakni, menolak hasil Pemilu 2024 yang penuh kecurangan, ketidak adilan, intervensi, intimidasi dan pengancaman. Sebagai konsekuensinya KPU, Bawaslu dan MK dibubarkan.

"Maka pelaksanaan Pemilu berikutnya dilaksanakan DPR RI dengan membentuk tim independen pelaksana Pemilu," kata Ustad Andri Kurniawan.

Kedua yaitu mendesak DPR RI agar segera melaksanakan Hak Angket untuk meminta pertanggung jawaban pemerintah atas segala bentuk kekacauan Pemilu 2024.

"Ke tiga kami menyatakan mosi tidak percaya pada Presiden RI yang tidak memberi tauladan yang baik dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Dan kami mendesak DPR RI untuk memakzulkan Presiden RI," imbuh Andri.

Rencana hak angket dari DPR RI untuk menolak hasil Pemilu 2024 yang dinilai curang mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Dukungan tersebut kini datang dari Aliansi Ulama Madura (AUMA). AUMA mendeklarasikan menolak hasil Pemilu 2024 yang curang ini di Surabaya.

Sekjend AUMA, KH. M. Fadholi menyampaikan pihaknya menyampaikan jika ini merupakan simpul gerakan yang dimotori oleh para habaib, ulama dan tokoh Jatim agar DPRD Provinsi Jatim juga ikut mendorong.

"Dari kami elemen masyarakat agar hak angket yang harus digulirkan oleh DPR RI itu jalan," ujarnya.

Masih kata Fadholi sebagai para sepuh dia ingin berikan arahan kepada adik-adik elemen masyarakat yang mau turun ke jalan agar tidak anarkis. Tetap mau tertib dan tidak merusak nama baik dari pada pejuang.

"Kita harus memberikan dorongan kepada mereka bahwa tujuan mereka benar, baik dan Insya Allah untuk NKRI," lanjutnya.

Ditanya apakah bakal menerima apapun hasil keputusan dari KPU RI, Fadholi menyampaikan menerima dengan catatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau hasil real count atau penghitungan dari KPU pusat nerima saja asal diwarnai dengan kejujuran tidak ada kecurangan. Tidak ada penggelembungan dan sebagainya dan ini harus Real Count bukan berdasarkan Quick Qount. Real Count yang berdasarkan sumber dari C1," tandasnya. (gol) 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT