News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Hukum Nasional Amin Jatim Diterjunkan ke Sampang Madura, Investigasi Dugaan Kecurangan Pemilu

Tim Hukum Nasional (THN) Amin Jatim menerjunkan tim ke Kabupaten Sampang Madura, untuk melakukan investigasi terkait dugaan kecurangan saat pemungutan suara.
Jumat, 16 Februari 2024 - 14:54 WIB
Tim Hukum Nasional Amin Jatim
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Tim Hukum Nasional (THN) Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar (Amin) Jawa Timur menerjunkan tim ke Kabupaten Sampang Madura, untuk melakukan investigasi terkait dugaan kecurangan saat pemungutan suara.

Selain itu, Tim Hukum Amin Jatim juga mengumpulkan data kecurangan saat pencoblosan yang terjadi di sejumlah daerah di Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andry Ermawan, Ketua Tim Hukum Nasional Amin Jawa Timur menyebutkan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan data kecurangan yang terjadi saat hari pemungutan suara di Jawa Timur. Termasuk diantaranya, dugaan kecurangan yang terjadi di Kabupaten Sampang, Madura.

Pihaknya mendapatkan laporan adanya dugaan kecurangan saat hari pemungutan suara di Sampang, Madura. Selain itu, juga dari beredarnya video di medsos soal adanya TPS di sebuah desa namun warganya tidak melakukan pencobolosan. Tak hanya itu, juga adanya surat suara yang dicoblos sendiri oleh sejumlah orang di Sampang.

Karena itu, Andry menegaskan pihaknya menerjunkan tim khusus di Sampang, madura untuk melakukan investigasi terkait kecurangan tersebut.

"Secara fakta, kami telah menerima laporan-laporan mengenai kecurangan yang terjadi di wilayah Jawa Timur, terutama di Pulau Madura," ungkap Andry Ermawan, selaku Ketua THN Jatim.

Memang salah satu perhatian utama tim hukum Amin adalah situasi di Desa Teporo Timur Madura, di mana laporan menunjukkan bahwa tidak ada proses pemungutan suara yang dilakukan di desa tersebut, meskipun memiliki populasi sekitar 5000 orang. 

"Dari rekaman video yang kami peroleh, tidak terlihat adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sana. Ini merupakan masalah serius karena setiap warga berhak untuk memilih," imbuh Andry.

Tim hukum juga akan melakukan investigasi terkait dugaan pencoblosan yang terjadi di daerah Omben, Sampang, Madura.

"Kami akan turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut terkait hal ini," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Andry menekankan bahwa temuan-temuan ini tidak akan memengaruhi hasil quick count yang beredar saat ini.

"Kami menunggu hasil resmi real count dari KPU RI dan mengimbau para relawan pendukung untuk tetap tenang dan optimis," kilahnya.
Tim Hukum Nasional AMIN Jawa Timur  terus mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan kecurangan dan akan melaporkannya ke Mahkamah Konstitusi untuk proses lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT