News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mobil Pikap Terjun ke Jurang di Banyuwangi, Satu Balita Tewas 

Sebuah mobil pikap sarat muatan nyemplung ke jurang di tanjakan Desa Jambesari, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Rabu (3/1/2024) malam. Akibatnya, satu balita tewas
Kamis, 4 Januari 2024 - 14:15 WIB
Kondisi pikap yang rusak setelah terjun ke jurang
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Sebuah mobil pikap sarat muatan nyemplung ke jurang di tanjakan Desa Jambesari, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Rabu (3/1/2024) malam. Akibat kejadian, seorang bayi berumur dua tahun tewas. Sementara, enam penumpang termasuk sopir mengalami luka-luka. Kejadian ini diduga akibat kendaraan tak kuat menanjak dan remnya blong. 

Kecelakaan tunggal ini berawal ketika pikap melaju dari arah selatan. Mobil nahas ini dikemudikan Yunus, asal Desa Kabat, Banyuwangi. Kala itu, mobil berpelat nomor P 8160 VE mengangkut dekorasi pengantin. Di bagian depan, duduk sopir, istri dan anaknya yang masih bayi. Sedangkan di bak belakang, empat penumpang yang merupakan kuli pasang dekorasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat tiba di lokasi yang jalannya menanjak, mobil mendadak berhenti karena mesin tak kuat menanjak. Dalam kondisi kritis itu, sang sopir tak mampu mengendalikan kendaraan. Pikap sarat muatan ini akhirnya meluncur ke bawah, lalu terjun bebas ke jurang sedalam lebih dari lima meter.

Ketika mobil meluncur, empat penumpang di bak belakang langsung meloncat. Mereka berhasil selamat meski luka-luka. Sedangkan, sopir bersama istri dan balitanya tak sempat menyelamatkan diri. 

Bayi mungil bernama Kanaya Hanum itu tergenjet di dalam mobil. Nyawanya tak tertolong ketika perjalanan ke rumah sakit dan kepalanya penuh luka. Sedangkan sopir dan istrinya mengalami luka-luka. 

Warga yang mendengar teriakan minta tolong langsung bergegas ke lokasi. Mereka berusaha mengevakuasi korban. Termasuk kendaraan yang terjebak di dalam jurang yang kondisinya rusak. 

Video evakuasi kecelakaan ini viral di jagat media social. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga berusaha mengevakuasi korban, [un dengan barang-barang yang diangkut. Sedangkan mobil pikap baru bisa dievakuasi setelah tim Satlantas Polresta Banyuwangi tiba di lokasi, Kamis (4/1/2024) siang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban yang meninggal sudah dibawa pulang. Selama ini memang ikut orang tuanya ketika pasang dekorasi," kata Noval, kerabat korban. 

Korban merupakan putri tunggal pasangan Yunus dan Yeni Fatmawati. Keduanya memiliki jasa dekorasi pengantin. Saat kejadian, korban sedianya mengirim dekorasi ke salah satu acara pernikahan tak jauh dari lokasi kejadian. (hoa/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT