News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Politik Uang, Ratusan Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi di Blitar

Ratusan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) melakukan aksi unjuk rasa menolak money politic atau politik uang dalam Pemilu tahun 2024.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 21 Desember 2023 - 18:25 WIB
Mahasiswa dan Masyarakat di Blitar Gelar Aksi Tolak Politik Uang
Sumber :
  • tvOne - muhammad imron

Blitar, tvOnenews.com - Ratusan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) melakukan aksi unjuk rasa menolak money politic atau politik uang dalam Pemilu tahun 2024. Dalam aksinya masa mendatangi kantor Walikota Blitar dan Kejaksaan Negeri Blitar, Kamis (21/12).

Mohammad Trijanto, koordinator aksi mengingatkan kepada masyarakat tentang bahaya laten politik uang menjelang pesta demokarasi, karena dinilai sudah sering terjadi saat menjelang Pemilu. Transaksi politik uang karna dapat dilakukan pembatalan sebagai calon terpilih, seperti yang diatur pada pasal 285 dan Undang-undang No 17 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 515.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setiap orang dengan sengaja pada saat pemungutan suara menjanjikan atau memberikan uang atau materi kepada pemilih dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun dan denda paling banyak Rp36 juta," jelasnya.

Massa menggalang tanda tangan sebagai bentuk penolakan politik uang pada Memilu mendatang. Menurut masa politik transaksional akan mencetak pemimpin dan anggota DPRD Kota/Kabupaten, DPRD Provinsi dan DPR RI yang korupsi serta hanya memperkaya diri sendiri.

"Ingat bahwa politik uang menjadi penyebab utama munculnya pemimpin yang korup dan tidak pro terhadap rakyat. Praktik politik uang semakin menggila yang menjadikan biangnya korupsi di sektor kehidupan dalam mengelola keuangan negara," imbuhnya.

Dalam orasinya selain menolak politik uang, mereka juga mendesak Kejaksaan Negeri Blitar dan Kepolisian agar membongkar praktik dugaan tambak uang ilegal dikawasan hutan lindung di pertasan Kabupaten Blitar dan Tulungagung.

"Tuntaskan dugaan korupsi yang mandeg di Polres dan Kejaksaan Negeri Blitar. Tangkap dan adili pelaku money politik yang hanya menghasilkan koruptor baru. Wujudkan Pemilu bersih tanpa adanya money politic di dalamnya," pungkasnya.

Aksi yang di mulai pukul 11.00 WIB, massa mendatangai tiga kantor instansi, yang pertama di Kantor Walikota Blitar, kemudian dilanjutkan ke Kantor Kejaksaan Negeri Blitar dan mendatangi Mapolres Blitar.

Aksi damai tersebut mendapat kawalan dan penjagaan ketat dari pihak Kepolisian Polres Blitar Kota dan Polres Blitar. (min/gol) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT