News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Yayasan dan Mantan Kepsek, Dewan Pendidikan Jatim Turun Langsung ke SMK Prapanca 2 yang Digembok

Konflik antara yayasan dan mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2 Surabaya, yang berbuntut terusirnya 97 siswa yang harus belajar ditempat lain
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 23 Agustus 2023 - 11:17 WIB
Siswa - siswi Sekolah SMK Prapanca 2 Surabaya
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Konflik antara yayasan dan mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2 Surabaya, yang berbuntut penggembokan pagar sekolah dan terusirnya 97 siswa yang harus belajar ditempat lain, membuat Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur turun langsung ke lokasi. Dewan Pendidikan Jatim menyesalkan hal ini terjadi. Konflik ini akan diselesaikan di ruang Restorasi Justice di Dewan Pendidikan Jawa timur (RJ-DPJ).

Buntut dari penggembokan pagar sekolah oleh mantan Kepala Sekolah SMK Prapanca 2, Soewandi  yang membuat ratusan siswa-siswi harus terusir dari sekolahnya sendiri, membuat  Ali Yusa, salah seorang Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur mendatangi lokasi sekolah di jalan Nginden Intan Timur 1 Nomer 20, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali Yusa mendatangi SMK yang digembok tersebut ditemani Kepala Sekolah, Gugus Legowo, Anggota Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur, dan sejumlah guru. Setibanya di depan sekolah, Ali mendapati pintu gerbangnya tertutup. Meski saat itu tidak digembok, namun tetap dijaga oleh salah seorang oknum TNI. Ali Yusa sempat bertanya kepada petugas tersebut, dan terjadi obrolan sebentar.

Tak hanya melihat kondisi sekolahan yang pagarnya selalu tertutup, Ali Yusa juga melihat kondisi para siswa siswi SMK Prapanca 2 yang sedang mengungsi untuk belajar di ruangan Sekolah Tinggi Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa AWS), yang masih satu Yayasan dengan SMK Prapanca 2. Dia merasa prihatin melihat para siswa yang menempati ruangan dengan dibagi menjadi dua kelas.

“Saran saya bahwa akses pendidikan itu harus diutamakan, ruang belajar itu juga harus diutamakan. Maka sudah selayaknya kalau saya melihat yayasan seharusnya bisa lebih berani untuk mengambil asetnya. Kemudian aksesnya juga bisa dimanfaatkan para siswa,” ungkap Ali Yusa.

Menurut Ali Yusa, untuk konflik ini bisa diselesaikan dengan baik di ruang Restorasi Justice Dinas Pendidikan Jawa Timur. Solusinya adalah keterbukaan di pihak yayasan dan mantan Kepala Sekolah, Soewandi.

“Pak Wandi sebagai kepala sekolah yang cukup lama punya akses untuk melakukan aktivitas apapun terhadap gedung-gedung ke sekolahan. Beliau juga seharusnya melaksanakan itu, sebagai fungsi beliau sebagai kepala sekolah dulunya. Kalau terkait ada hal-hal lainnya seharusnya itu adalah mengikuti dengan pihak yayasan,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT