News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Soal Anggota DPRD Sumenep Joget dan Nyawer, BK : Biar Parpolnya yang Memberi Sanksi

Sejak viral di berbagai pesan berantai WhatsApp, video yang menampilkan sejumlah anggota Pansus PDAM DPRD Kabupaten Sumenep cukup menguras perhatian publik.
Kamis, 6 Juli 2023 - 20:16 WIB
Anggota DPRD Sumenep Joget dan Nyawer
Sumber :
  • tvOne - veros afif

Sumenep, tvOnenews.com - Sejak viral di berbagai pesan berantai WhatsApp, video yang menampilkan sejumlah anggota Pansus PDAM DPRD Kabupaten Sumenep cukup menguras perhatian publik. Kritikan hingga aksi unjuk rasa pun digelar oleh beberapa kalangan masyarakat, hingga terakhir kali aksi unjuk rasa tersebut direspon oleh Badan Kerhormatan (BK) DPRD Sumenep.

"Kami sudah melakukan kajian, dan tuntutan aksi unjuk rasa masyarakat beberapa waktu yang lalu pun, akhirnya kami tidak dapat berbuat banyak, sehingga kami (Badan Kehormatan), hanya bisa melimpahkannya ke fraksi atau partai politiknya masing-masing, terkait sanksi dan hal lainnya,” ungkap Ketua BK DPRD Sumenep, Samioedin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Samioedin juga menerangkan bahwa pada akhirnya Badan Kehormatan DPRD hanya bisa melimpahkan persoalan moral tersebut ke fraksi atau partai politiknya per anggota DPRD yang tergabung dalam Pansus PDAM tersebut, karena pastinya setiap parpol memiliki kode etik dan AD/ART masing-masing, sehingga penanganannya lebih tepat dan spesifik.

Sebelumnya, mengenai viralnya video yang menyuguhkan gaya hedon anggota DPRD Kabupaten Sumenep ketika tengah melakukan studi banding ke Makasar terkait kemajuan PDAM, yang menampilkan seakan tengah berpesta ria serta lengkap dengan makanan mewahnya tersebut, menjadi sorotan dan kecaman dari berbagai kalangan masyarakat.

Kritikan tersebut pun terlontar dari kalangan akademisi, seperti Rektor Uniba Madura, Prof Rachmad Hidayat, yang menerangkan bahwa persoalan moral tersebut harus diproses dengan maksimal, dimana Badan Kehormatan (BK) harus menjadi instrumen dalam memfasilitasi antara masyarakat dengan wakil rakyat, sehingga persoalan ini tidak berlarut-larut, karena yang dianggap tengah berpesta ini bukan warga sipil biasa, melainkan para wakil rakyat yang diberi amanah dan dibiayai oleh negara.

"Ini harus diselesaikan dengan aturan yang berlaku, karena mereka ini adalah sosok figur wakil rakyat yang berasal dari berbagai parpol, video ini diketahui publik luas, tentunya secara etika apa yang oknum anggota DPRD Sumenep lakukan tersebut dapat dianggap secara etik melanggar etika,” ungkap Prof Rachmad Hidayat.

Selain itu menurut Prof Rachmad Hidayat, merupakan sebuah kewajaran ketika publik melakukan kritik keras bahkan sampai mengecam aksi hedon para wakil rakyat Kabupaten Sumenep tersebut, karena kondisi pembangunan Sumenep yang masih kurang maksimal, mereka malah menunjukan sebuah perbuatan yang tidak pantas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT