News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan Nuzulul Qur'an Kota Mojokerto, Gubernur Khofifah : Pentingnya Al Quran sebagai Referensi Akhlak Umat Islam

Gubernur Khofifah mengungkapkan, Nuzulul Qur'an atau malam diturunkannya Al Quran adalah mukjizat terbesar yang diberikan Allah untuk Nabi Muhammad SAW
Jumat, 7 April 2023 - 11:14 WIB
Peringatan Nuzulul Qur'an di Kota Mojokerto
Sumber :
  • tim tvone -handy

Mojokerto, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, Nuzulul Qur'an atau malam diturunkannya Al Quran adalah mukjizat terbesar yang diberikan Allah untuk Nabi Muhammad SAW. Karena itu, bagi umat Islam, Al Quran tidak hanya sekadar  bacaan dan pengetahuan, tetapi referensi akhlaq yang menjadi dasar pada pola pikir, pola sikap dan pola gerak kehidupan umat Islam.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat  menghadiri Tabligh Akbar Peringatan Nuzulul Qur'an bersama Walikota Mojokerto Ika Puspitasari di Alun-alun Kota Mojokerto.
 
"Suatu saat Sayyidina Aisyah Binti Abu Bakar ditanya oleh ayahanda beliau Sayyidina Abu Bakar r.a.  apa kesan saat menjadi istri Rasulullah Muhammad SAW. Kemudian Aisyah r.a.  menjawab, kana khuluquhul qur'an (bahwa akhlak Rasulullah adalah Al Qur'an)," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pola pikir dan sikap yang tercermin berdasarkan Al Quran akan menciptakan kerukunan dan suasana harmoni diantara sesama muslim bahkan, kerukunan bagi umat beragama lainnya di Indonesia termasuk Jawa Timur. Kerukunan tersebut telah tercermin di awal abad ke 15 oleh kerajaan-kerajaan besar di Indonesia. 

Oleh karenanya, Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menuturkan, momentum bulan puasa tahun ini diisi dengan rangkaian Safari Ramadhan untuk menapaktilasi jejak dakwah  para ulama besar di Jatim yang meletakkan dakwah di atas dasar kerukunan antar sesama. 

 "Kerukunan yang tumbuh harmonis ini tolong dijaga. Karena kerukunan ini menjadi bagian dari pembentuk persatuan dan kesatuan persaudaraan," tandasnya.

Khofifah menambahkan, diawal Safari Ramadhan, banyak kegiatan dilakukan dengan menapaktilasi jejak masjid yang memiliki sejarah kuat dalam proses berdirinya Islam di Tanah Jawa, khususnya di Jawa Timur. 

"Format Safari Ramadhan kami rancang mulai dari memberikan santunan kepada anak yatim hingga sholat tarawih di masjid-masjid yang telah berdiri pada tahun 1400-1700 an lampau. Dan seluruh rangkaian diakhiri dengan ziarah di makam para ulama penyebar dakwah Islam di Jatim," tegasnya. 

Khofifah mengisahkan, dalam mengawali kegiatan Safari Ramadhan di Kab.Gresik, Khofifah berkunjung ke Masjid Jami Gresik yang menyimpan sejarah, dimana masjid ini dibangun oleh seorang ulama dan saudagar perempuan yang sangat disegani yakni Nyai Ageng Pinatih. 

Bahkan, Nyai Ageng Pinatih ini memiliki Kapal di zamannya sehingga Majapahit menjadikannya Kepala Syahbandar selain menjadi saudagar. Di sisi lain, Nyai Ageng Pinatih juga menimba ilmu di Sunan Ampel dan Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Giri Gresik. 

"Artinya, sosok  Nyai Ageng Pinatih ini yang menjadi saudagar namun juga pandai dalam ilmu agamanya  menjadi inspirasi bagi masyarakat di Bumi Majapahit. Semoga masyarakat Kota Mojokerto ini bisa menjadi saudagar yang kaya juga bisa nyantri memperdalam ilmu agama," ungkapnya 

Selanjutnya, kegiatan Safari Ramadhan dilakukan di Kab. Tuban dimana Masjid Agung Tuban yang pintu belakangnya tersambung dengan Makam Sunan Bonang. Masjid Agung Tuban didirikan pada tahun 1411 yang memiliki kubah pertama dan menjadi refrensi masjid berkubah dibanyak tempat saat ini. 

Menariknya, keberadaan Masjid Jami' di Gresik dan Masjid Agung di  Tuban masuk pada kejayaan Kerajaan Brawijaya III, dimana dibanyak referensi menarasikan merupakan kerajaan Hindu akan tetapi dengan penuh moderasi  dari Raja Brawijaya para adipati boleh mendirikan  masjid dan syiar islam diberi ruang.

"Ini artinya umat Islam diberikan kesempatan untuk beribadah dan mendirikan masjid. Kerukunan hidup disini juga dibangun dan diajarkan," urainya. 

Sementara itu, saat berada di Ponorogo Khofifah berkesempatan, melaksanakan jamaah shalat tarawih di Masjid Jami’ Tegalsari, Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Disinilah jejak salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan sekitar abad ke-18 oleh Kyai Ageng Muhammad Besari. Dalam banyak referensi, Kyai Ageng Muhammad Besari memiliki silsilah keturunan dari Majapahit serta Guru dari Pangeran Diponegoro serta HOS Cokro Aminoto.

Di akhir, Khofifah menyebut bahwa tugas pemerintah saat ini menjaga harmoni antara kehidupan beragama dan menata negara dengan dukungan dari banyak pihak bersama TNI-Polri, perguruan tinggi, pondok pesantren dan lembaga lembaga lain serta kekuatan persatuan dan persaudaraan masyarakat.

"Mudah mudahan Allah SWT menjadikan Indonesia, Jawa Timur dan Mojokerto memiliki persatuan dan kesatuan yang kuat, aman, tenang, tentram dan damai. Semoga ridho dan barakah Allah bersama kita semua. Amin," harapnya. 

Sementara itu, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, peringatan Nuzulul Quran yang telah memasuki separuh ibadah di Bulan Suci Ramadahan ini diharapkan menjadi penyemangat dalam beribadah. Serta, seluruh umat muslim di Mojokerto bisa dipertemukan malam lailatul qodar. 

Ditambahkan, malam Tabligh Akbar Peringatan Nuzulul Quran ini sengaja menghadirkan banyak orang untuk dapat mengungkit perekonomian di Kota Mojokerto. Terutama para pelaku UMKM dan PKL yang juga turut berperan dalam menggerakkan ekonomi di Mojokerto ini. 

"Kami menyampaikan bahwa tahun ini Kota Mojokerto banyak kegiatan yang menghadirkan masyarakat dengan tujuan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena, Perdagangan dan jasa khususnya sektor UMKM yang berkontribusi menggerakkan sektor ekonomi di Kota Mojokerto," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tausyiahnya, KH. Imam Chambali mengatakan, bahwa Al Quran menjadi mauidoh atau tuntunan yang harus dijadikan panutan bagi setiap muslim yang beriman. Maka, menjadi santri harus bisa mengaji dan membaca Al Qur'an sehingga bisa menjadi kebanggan orang tua, agama dan lingkungan. 

"Rata-rata orang tua ingin anaknya bisa mengaji dan mendoakan kedua orang tuanya. Terbukti, anak yang tidak bisa mengaji dan membaca Al Quran akan menyulitkan orang tua. Sementara, hal yang bisa menyebabkan seseorang hidup selamat yakni salah satunya dengan mengaji," tutupnya. (hfn/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT