News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tindak Tegas Pelaku Bentrok di Pacitan, Kelompok Rontek Wajib Dengarkan Pesan Ini

Komandan Resimen Militer Korem 081/Dhirot Saha Jaya, Kolonel Infantri H Sugiyono meminta kepada kelompok rontek gugah sahur di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk tidak anarkis dengan membuat kerusuhan.
Rabu, 5 April 2023 - 10:18 WIB
Komandan Resimen Militer Korem 081/Dhirot Saha Jaya, Kolonel Infantri H Sugiyono
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Komandan Resimen Militer Korem 081/Dhirot Saha Jaya, Kolonel Infantri H Sugiyono meminta kepada kelompok rontek gugah sahur di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur untuk tidak anarkis dengan membuat kerusuhan.

Dikatakan, selain merusak sejumlah fasilitas umum, kerusuhan akan berakibat terhadap warga sipil, mereka akan menjadi korban. Bentrokan bahkan sangat berdampak buruk terhadap daerah di mata masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masyarakat nanti yang akan menjadi korban. Apalagi banyak warga yang bekerja memenuhi nafkah keluarganya di area kalian bentrok. Apa kalian tidak merasa malu berkelahi di kampung dan teman bahkan saudara sendiri,” katanya.

Menurutnya, Rontek merupakan kesenian asal Pacitan yang sudah ada sejak nenek moyang dulu. Seharusnya kesenian tersebut dijaga dengan baik. Jadikan rontek gugah sahur sebagai alat untuk mendapatkan amalan ibadah di bulan Ramadhan. Membangunkan sahur dalam kondisi damai adalah perbuatan yang mulia.

Namun, yang terjadi justru rontek gugah sahur tersebut dijadikan ajang untuk berkelahi hingga tawuran massa hingga menimbulkan korban. Selain menodai bulan suci Ramadhan, perbuatan mereka sudah melanggar aturan.

"Saya berpesan kepada kalian generasi muda Pacitan. Rontek itu kesenian, tradisi leluhur asli dari Pacitan. Kenapa harus berkelahi dengan saudara di kampungmu sendiri. Rontek itu tradisi, jangan menyalahi aturan mainnya. Permusuhan hanya tindakan yang memalukan kampungmu sendiri," ungkapnya.

Danrem menegaskan kepada semua tokoh masyarakat, unsur pemerintahan mulai dari RT, RW, kepala desa, satpol PP, dinas terkait (pariwisata), forkopimda setempat harus bersama bahu membahu menjaga  Pacitan. TNI-Polri siap mendukung agar suasana Ramadhan di Pacitan kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Sugiyono, tugas TNI-Polri adalah mewujudkan perdamaian dan menjaga kedamaian. Bilamana ada gangguan kamtibmas tidak akan tinggal diam.

"Sebelum kami bertindak tegas. Sekali lagi saya berpesan dan mengingatkan untuk kelompok rontek. Tawuran itu hanya merugikan diri sendiri dan lingkungan. Dalam beberapa hari kedepan, TNI/Polri dan pengamanan gabungan yang sudah diterjunkan untuk menjaga kondusifitas wilayah. Kalian tawuran, maka kami akan bertindak," tegas Kolonel Sugiyono.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT