News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal Pengelolaan Sampah Buruk, Warga Blokade Jalan Akses Masuk ke TPA Mrican

Masalah pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, semakin rumit dan panjang.
Selasa, 21 Maret 2023 - 17:18 WIB
Kesal Pengelolaan Sampah Buruk, Warga Blokade Jalan Akses Masuk ke TPA Mrican
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Masalah pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, semakin rumit dan panjang. Usai unjuk rasa di kantor DPRD dan Pemkab yang tidak menemui titik temu. 

Akhirnya warga Mrican memblokade akses masuk ke TPA Mrican, dengan menggunakan tumpukan batu, warga menghalau truk sampah yang akan masuk ke TPA untuk membuang sampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu di pintu TPA, warga memasang spanduk tuntutan penyelesaian masalah sampah di TPA yang telah bertahun-tahun mencemari lingkungan. 

“Kekesalan warga ini memuncak karena Pemkab Ponorogo, hanya diberi janji akan membangun IPAL (instalasi pengolahan air limbah). Tapi sudah setahun, belum terbukti” ujar salah satu warga Desa Mrican, Marwoto.

Aksi blokade akses masuk TPA Mrican ini dilakukan warga dini hari, blokade ini akan dibuka warga ketika Pemkab Ponorogo menunjukkan master plant terkait penyelesaian masalah sampah di TPA Mrican. 

Adi Purnomo Sidiq, Kepala Desa Mrican, Kecamatan Kenangan saat dikonfirmasi mengaku permasalahan dan pencemaran sampah TPA Mrican telah terjadi bertahun-tahun, dan hingga kini tidak ada solusi.

"Lahan pertanian tercemar air sampah, sehingga banyak tanaman padi rusak serta gagal panen," jelasnya. 

Sidiq menjelaskan dampak penutupan akses masuk ke TPA Mrican ini, membuat truk sampah justru membuang muatannya di jalan akses masuk TPA. Tepat di tumpukan batu blokade warga. Hal ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar lebih parah. Pihaknya berusaha membujuk warga menyudahi aksi blokade ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak ke lingkungan yaitu air sampah mengalir ke air dan meresap ke tanah warga menyebabkan kerugian pada petani yg terdampak yang utaranya TPA. Sementara habitat air hewan-hewan tidak bisa hidup. (asn/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT