News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pekan Jelang Ramadhan, Harga Cabai Rawit di Lumajang Meroket, Tembus Rp100 Ribu Per Kilogram

Harga sejumlah kebutuhan pangan terutama sayur mayur, terus merangkan naik menjelang datangnya bulan Ramadhan dalam dua pekan mendatang
Kamis, 9 Maret 2023 - 14:41 WIB
jelang Ramadhan, harga cabai rawit meroket
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Harga sejumlah kebutuhan pangan terutama sayur mayur, terus merangkan naik menjelang datangnya bulan Ramadhan dalam dua pekan mendatang. Pantauan tim tvonenews.com di lapangan, kenaikan harga untuk komoditi jenis sayuran berupa bawang merah, bawang putih, tomat, kentang, cabai merah, cabai hijau dan cabai rawit, seperti yang terjadi di Pasar Baru Pasirian Lumajang, Kamis (9/3). 

Riati, salah satu pedagang mengatakan jika kenaikan harga sejumlah bahan pangan terjadi sejak sepekan terakhir. Rata-rata kenaikan harga dikisaran Rp2 ribu hingga Rp10 ribu/kilogram. Namun kenaikan harga yang cukup fantastis terjadi pada harga cabai rawit yang saat ini telah menembus harga Rp100 ribu per kilogram dari harga sepekan yang lalu hanya Rp60 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua harga sayuran naik sejak sepekan terakhir, yang paling tinggi harga cabai rawit naik menjadi 100 ribu perkilonya. Padahal seminggu sebelumnya hanya 60 ribu per kilonya,” kata Riati saat ditemui di lapaknya, Kamis (9/3).

Menurut Riati, meroketnya harga cabai rawit ini dipicu semakin berkurangnya pasokan dari agen, akibat di sejumlah daerah pemasok sedang terjadi cuaca buruk, sehingga banyak petani mengalami gagal panen.

“Pasokan dari agen memang berkurang dan harga juga naik, mau ndak mau pedagang juga ikut menyesuaikan harganya. Banyak petani gagal panen itu yang menjadi faktor penyebabnya,” jelasnya.

Selain harga cabai rawut yang naik tajam, harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan hingga Rp10 ribu per kilogram. Saat ini, harganya mencapai Rp35 ribu per kilogram dari harga awal sebesar Rp25 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga tomat dan kentang, masing-masing mengalami kenaikan Rp 2 ribu per kilogram. Harga tomat saat ini mencapai Rp10 ribu per kilogram, sedangkan kentang naik menjadi Rp14 ribu kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara harga cabai merah dan rawit hijau yang awalnya hanya Rp20 ribu per kilogram, kini juga merangkak naik masing-masing menjadi Rp30 ribu per kilogram.

“Meskipun naiknya tajam, namun untuk omzet penjualan tetap stabil mengingat saat ini permintaan konsumen juga cukup tinggi mengingat banyak yang menggelar hajatan,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT