News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 165 Meter Meriahkan Haul Sayid Sholeh Yasin Akbar bin Yahya

Kirab merah putih Kebhinekaan dalam rangka haul Sayid Sholeh Yasin Akbar bin Yahya digelar di lereng Gunung Merapi atau tepatnya di Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (23/8/2022). Kirab ini dimulai dari Balai Desa Sukabumi dan berakhir di kompleks Makam Gunungan, Desa Sukabumi.
Selasa, 23 Agustus 2022 - 17:59 WIB
Kirab Merah Putih Kebhinekaan dalam rangka haul Sayid Sholeh Yasin Akbar bin Yahya digelar di Boyolali.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, Jawa TengahKirab Merah Putih Kebhinekaan dalam rangka Haul Sayid Sholeh Yasin Akbar bin Yahya digelar di lereng Gunung Merapi atau tepatnya di Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (23/8/2022). Kirab ini dimulai dari Balai Desa Sukabumi dan berakhir di kompleks Makam Gunungan, Desa Sukabumi.

Sejak pagi, ribuan masyarakat Sukabumi telah siap mengikuti kirab ini. Ada yang berpakaian petani, ada pula yang membawa tenong yang ditaruh di atas kepala. Selain itu, pula ada juga beberapa kesenian, group drum band, dan juga ratusan siswa yang membawa bendera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator kegiatan, Suharno menjelaskan bahwa dengan menempuh jarak 1,5 kilometer, sekitar 2.000 masyarakat Desa Sukabumi akan berjalan dengan membawa 165 bendera merah putih serta mengarak bendera merah putih sepanjang 165 meter dengan lebar 1,5 meter. Kirab diakhiri dengan pengibaran bendera berukuran 5x7 meter yang diikuti oleh jajaran Forkopinda setempat.

“Sifatnya untuk merekatkan persatuan warga. Diharapkan Cepogo menjadi daerah yang religi dan untuk mengangkat ekonomi masyarakat di sekitar Cepogo,” katanya kepada awak media di lokasi.

Kirab diawali dengan pasukan pembawa bendera merah putih yang disusul dengan gunungan hasil bumi. Barisan di belakang terlihat membawa gunungan. Ada pula seni rodat, pesilat, drumband dan drumblek, serta kesenian reog. Terlihat pula ratusan tenong berisi aneka makanan yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi yang baik dari Camat Cepogo, Waluyo Jati yang berkesempatan hadir dan mengikuti kirab. Menurut Waluyo, kegiatan tersebut benar benar dikemas secara meriah oleh masyarakat sekitar setelah dua tahun terkendala pandemi Covid-19.

“Intinya adalah memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus kita membangun kembali rasa persatuan dan kesatuan, persaudaraan, dan sekaligus mulai bangkit setelah kita Covid-19,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kirab tersebut selain untuk memperingati Maulid dan Haul Awliya’ Sayyid Sholeh Yasin Akbar bin Yahya yang merupakan salah satu ulama penyebar agama Islam di wilayah Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, juga untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Ke-77 Republik Indonesia.(Ags/Ard)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT