News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perajin Kolang-Kaling Semarang Panen Besar di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan identik dengan minuman kolak. Salah satu bahan baku kolak yang digemari adalah kolang-kaling. Perajin kolang-kaling selalu panen di bulan puasa.
Senin, 4 April 2022 - 12:58 WIB
Perajin sedang merontokkan buah aren yang jadi bahan baku kolang-kaling.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Bulan Ramadhan di Indonesia identik dengan minuman kolak. Dan salah satu bahan baku kolak yang digemari adalah kolang-kaling. Maka setiap datangnya bulan Ramadhan menjadi masa panen bagi perajin kolang-kaling.

Salah satunya di Kampung Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kampung ini menjadi sentra pengolahan buah aren menjadi kolang-kaling. Dari pantauan di awal Ramadhan 2022 ini, para pembuat kolang kaling nampak sibuk untuk memenuhi pesanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut perajin kolang-kaling setempat, bahan baku yaitu buah aren sudah semakin sulit didapat di wilayah kota seperti Semarang. Dulu pohon aren masih banyak tumbuh di Jatirejo, tapi karena banyak yang diambil niranya maka pohon aren pun tidak berbuah. Pohon aren kemudian ditebang untuk diperas jadi tepung sagu.

Maka kini perajin mendatangkan buah aren dari Banjarnegara dan Pekalongan.

"Usaha membuat kolang-kaling sudah jadi salah satu mata pencaharian orang sini. Jadi harus terus jalan, kalau nggak ada bahan yang kita kulak dari daerah," kata Salim, pembuat kolang-kaling. 

Ia menceritakan, mengolah buah aren jadi kolang-kaling prosesnya panjang. Dari merontokkan buah, merebus, mengupas, himgga merendam, membutuhkan waktu paling tidak satu minggu.

"Kan dirontokkan dulu dari tandan, terus buahnya ini direbus supaya kulitnya lunak dan tidak gatal. Setelah dingin terus dikupas. Per buah itu rata-rata berisi tiga biji kolang-kaling. Nanti kolang-kaling ada yang direndam utuh, atau ada juga yang dipipihkan dulu. Setelah seminggu direndam dan lunak, baru bisa dijual," ungkapnya.

Biasanya pedagang kolang-kaling datang langsung ke sini untuk kulakan. Biasanya pedagang datang dari Kota Semarang, Kendal, Ungaran, hingga Salatiga. 

"Masa produksi paling bagus itu ya bulan puasa. Yang mborong banyak dan harganya juga naik. Maka kita juga datangkan stok buah aren lebih banyak," kata Salim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat Ramadhan sekarang ini, harga sekilo kolang kaling di tingkat pengecer mencapai 20 ribu rupiah per kilogram. (Teguh Joko Sutrisno/Buz)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT