Viral Rombongan Siswa SD di Salatiga "Carter Pesawat" saat Fiel Trip ke Jakarta
- Tim tvOne - Aditya Bayu
Salatiga, tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan satu pesawat penuh dengan anak anak SD viral di media sosial dengan lebih dari 186 ribu penonton. Video pendek yang di upload oleh @dewi.setiani91 tersebut viral dengan hampir seribu komentar dan mendapat lebih dari tujuh ribu 'like'.
Menanggapi video viral dan berbagai komentar dari video viral tersebut, pihak SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga memberikan penrnyataan bahwa para siswa di video tersebut merupakan siswa kelas 5 yang sedang melakukan fiel trip ke Jakarta pada (24/4/2024) lalu yang diikuti 184 siswa.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, Dwi Wuryandari mengatakan, kegiatan field trip menggunakan alat transportasi udara tersebut sudah rutin dilakukan pihaknya sejak 2011.
“ Sudah menjadi pilihan kami karena kami ingin mempersiapkan generasi muda, lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman yang semakin canggih. Satu di antaranya melalui alat transportasi udara, agar mereka siap nantinya dan juga untuk penanaman karakter bagaimana mereka harus bersikap,” jelas Dwi Wuryandari, Rabu (8/5/2024).
Dikatakan lebih lanjut oleh Kepala Sekolah, biaya yang diperlukan dalam kegiatan tersebut per murid berkisar Rp3 juta.
Mereka terbagi menjadi dua kelompok dan berangkat melalui dua bandara berbeda, yakni Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Adi Soemarmo di Solo.
" Kami menghubungi pihak maskapai jika ingin melakukan perjalanan ke jakarta. Namun karena banyaknya tiket yang kami pesan untuk anak anak, sehingga pihak maskapai justru membantu kami dengan menyediakan satu penerbangan yang diisi oleh anak anak dan berangkat dari bandara Solo. Hal ini seperti yang terlihat pada video tersebut," imbuhnya.
Terkait dengan orang tua, pihak sekolahengatakan telah melakukan sosialisasi sejak anak anak masuk ke SD Muhammadiyah Plus Salatiga, sehingga orang tua sudah memgetahui kegiatan tersebut.
" Bagi para orang tua, sudah kami beritahukan dari awal anak anak berbagung ke sekolah, mengenai kegiatan ini. Sehingga mereka bisa mempersiapkan anak anak untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut." beber Dwi Wuryandari.
"Bahkan untuk menabung biaya yang diperlukan kami beri kebebasan kepada orangtua untuk proses menabung. Bisa dititipkan melalui sekolah, koperasi sekolah, maupun tabungan di rekening pribadi. Yang paling penting orangtua sudah tahu dan sudah mempersiapkan,” lanjutnya.
Load more