GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peralihan Musim, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Pati Merangkak Naik

Jelang natal dan tahun baru, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah harga cabai naik, kini harga tomat ikut melesat naik.
Jumat, 15 Desember 2023 - 10:40 WIB
Suasana di Pasar Puri Baru Pati, Jawa Tengah, Jumat (15/12/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Jelang natal dan tahun baru, sejumlah harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah harga cabai naik, kini harga tomat ikut melesat naik.

Di Pasar Puri Baru Pati, harga tomat buah yang semula Rp 15 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Mahalnya harga tomat ini membuat pendapatan pedagang turun hingga 30 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, untuk tomat sayur semula Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 15 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tomat ini sudah dirasakan para pedagang sejak empat hari terakhir. Mahalnya harga tomat disebabkan kurangnya pasokan dari petani akibat peralihan musim.

“Tomat naik, seledri naik, lombok turun sedikit. Tomat buah sekarang Rp 20 ribu per kilogram, kalau tomat untuk sambal Rp 15 ribu per kilogram. Sebelumnya tomat biasa atau sambal Rp 10 ribu per kilogram, untuk tomat buah sebelumnya Rp 15 ribu per kilogram. Naiknya harga tomat ini sejak 4 hari lalu,” kata salah seorang pedagang sayuran, Atun, Jumat (15/12/2023).

Atun menambahkan, selain tomat, harga seledri juga mengalami kenaikan.

“Kalau seledri sekarang Rp 30 ribu per kilogram, sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram. Seledri naik sejak 2 hari lalu,” imbuh dia.

Diduga naiknya harga sayuran ini akibat peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanaman sayuran rontok karena terguyur hujan. Akibatnya produksi panen jadi terganggu.

“Harga (sayuran) naik mungkin stok kosong karena peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Jadi mungkin banyak tanaman tomat yang rontok kena hujan,” ungkapnya.

Naiknya harga tomat dan seledri ini dikeluhkan oleh sejumlah pembeli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Biasanya kalau harga tomat naik, nanti harga sayuran lainnya akan ikut naik. Kalau bisa ya harga turun, biar masyarakat bisa membeli, pasar bisa ramai. Barang barang bisa dijual habis, kalau bisa ya harga harga turun jelang natal dan tahun baru ini,” ujar Agus salah seorang pembeli.

Naiknya harga tomat membuat pendapatan pedagang turun hingga 30 persen lebih karena pembeli banyak yang mengurangi jumlah pembelian. Diperkirakan harga kebutuhan bahan pokok dan sayuran akan terus mengalami kenaikan menjelang perayaan natal dan tahun baru 2024. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT