News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kumpulkan Donasi dari Uang Koin, Warga di Wonosobo Mampu Rehabilitasi 4 Rumah Tidak Layak Huni

Kumpulkan koin memakai kaleng, warga Desa Mergosari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah berhasil merehabilitasi 4 rumah tidak layak huni.
Selasa, 14 November 2023 - 09:52 WIB
Warga Desa Mergosari, Wonosobo bantu rehab 4 RTLH dengan donasi uang koin.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, tvOnenews.com - Kumpulkan koin memakai kaleng, warga Desa Mergosari, Kecamatan Sukoharjo, Wonosobo, Jawa Tengah berhasil merehabilitasi 4 rumah tidak layak huni dan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Program mandiri dari warga Desa Mergosari yang bernama Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) atau BAZDES ini telah berjalan kurang lebih 6 bulan yang dikelola oleh warga dan tokoh masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua UPZ/BAZDES Mergosari, Mutholib, Proses pengumpulan koin dilakukan dengan kaleng yang ditempatkan pada setiap rumah di Desa Mergosari.

"Pengumpulannya pakai kaleng disetiap rumah warga dan diambil sebulan sekali setiap tanggal 25," ungkapnya saat pembongkaran salah rumah warga Desa Mergosari, Selasa (14/10/23).

Program Koin UPZ/BAZDES Mergosari juga dilakukan secara transparan. Setiap bulannya hasil dana yang didapat akan ditampilkan secara lengkap perolehannya di setiap dusun. Sehingga semua warga setempat pun dapat melihat secara detail.

Sementara itu sasaran pentasyarufan atau penerima manfaat didasarkan diskusi para musyawarah tokoh masyarakat desa setempat kepada penerima yang benar-benar membutuhkan.

"Sasaran pentasyarufan untuk membantu rumah tidak layak huni, bantuan pendidikan, bantuan usaha atau UMKM, dan membantu orang yang sakit," jelasnya.

Hingga bulan November 2023 koin warga yang terkumpul melalui UPZ ini mencapai Rp 48 juta rupiah yang dibagikan ke 4 keluarga penerima manfaat.

"Ini baru tahap pertama ada 4 titik rumah yang ditasyarufkan, setiap dusun ada. Syaratnya itu RTLH dan rumah itu berpenghuni tidak kosong. Tahap berikutnya nanti 6 bulan kedepan," terangnya.

Kepala Desa Mergosari, Slamet Supriyanto menyampaikan dana Koin UPZ/BAZDES Mergosari benar-benar dikelola secara mandiri oleh warga bahkan tidak ada campur tangan dari pihak manapun termasuk pemerintah desa.

Pihaknya mengaku sangat mendukung program UPZ/BAZDES tersebut, lantaran dianggap sangat membantu menyelesaikan permasalahan di desa salah satunya yakni kemiskinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dengan program UPZ/BAZDES ini semakin menumbuhkan rasa saling membantu satu sama lain dan semangat gorong royong antar warga.

"Pembangunan RTLH dengan tenaga gotong royong. Sehingga kita ciptakan gotong-royong yang dulu sudah hilang sekarang ada lagi semakin guyub rukun," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT