GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insentif Covid-19 Tenaga Kesehatan Belum Dibayar Selama 1 1 Bulan, Ini Kata RSUD dr Slamet Garut Jawa Barat

Buntut belum dibayar insentif Covid-19 para tenaga kesehatan (Inakes) selama 11 bulan, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut akhirnya buka suara.
Selasa, 4 Oktober 2022 - 00:58 WIB
Aksi Protes Tenaga Kesehatan RSUD dr Slamet Garut
Sumber :
  • Taufiq Hidayah

Garut, Jawa Barat - Buntut belum dibayar insentif Covid-19 para tenaga kesehatan (Inakes) selama 11 bulan, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut akhirnya buka suara. Mereka mengklaim bahwa untuk pembayaran jasa Inakes covid memerlukan payung hukum yaitu peraturan Bupati (Perbub).
Direktur RSUD dr Slamet Garut akhirnya buka suara, buntut para nakes perawat dan dokter yang hendak mengadukan nasib jasa insentif Covid-19 ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Husodo Dewo selaku direktur RSUD dr Slamet Garut membeberkan kendala yang tengah dihadapi, menurutnya insentif yang awalnya dibayar oleh Pemerintah Pusat, kini dibebankan pada Pemerintah Daerah, namun minimnya anggaran dari Pemda Garut membuat pembayaran jadi terhambat hingga menunggak selama 11 bulan.

"Permasalahannya sekarang bahwa diketahui oleh semua, sekarang pemda garut tidak memiliki anggaran untuk pembayaran insentif nakes covid" ungkap Husodo kepada wartawan, saat ditemui di kantornya, Senin (3/10/2022).

Meski demikian direktur RSUD dr. Slamet saat ini tengah berupaya untuk membayar tunggakan kepada nakes Covid di lingkungannya.

"Awal di tahun 2020 ini dibayarkan oleh pusat atau dari kemenkes langsung, ke rekening masing - masing setelah dilakukan validasi oleh dinas kesehatan, pada tahun 2021 berubah  ebijaksanaannya langsung dibayarkan dari pemerintah daerah dibayarkan langsung ke rekening masing - masing, jadi tidak lewat rumah sakit," tambah dia.

Ia juga menyatakan bahwa untuk tahun ini insentif Covid-19 bagi nakes dibebankan ke daerah.

"Pada tahun 2022 ini juga sama demikian peraturan kemenkes yang baru kita pemerintah daerah harus menanggung untuk pemberian insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19, hanya permasalahanya sekarang pak Bupati juga sudah menyampaikan bahwa untuk anggaran insentif tenaga kesehatan daerah Garut tidak memiliki anggaran, kita defisit masih belum ada jalan keluarnya dan akhirnya tidak ada anggaran, maka kita dari rumah sakit mengadakan inisiatif dari BLUD bukan dari APBD, kalo tadi tahun 2020 dari APBN, 2021 dari APBD dan tahun 2022 dari BLUD jadi berbeda. Dari BLUD ini kan Pemerintah, semuanya itu diatur ada aturan Undang - Undangnya,"masih kata Husodo.

Pihaknya kini sudah merumuskan agar para nakes perawat dan dokter bisa menerima jasa sesuai haknya.

"Jadi kita mencoba merumuskan menyisihkan pendapatan dari BLUD rumah sakit, jadi pendapatan klaim Covid-19, tolong dibedakan insentif dan klaim, kalo klaim covid kita dapatkan tahun 2020, tahun 2021 juga mendapatkan dan tahun ini juga insya Allah mendapatkan klaim covid, nah dari klaim covid itu lah kita mencoba untuk membagi untuk bisa dibagikan kepada tenaga kesehatan yang menangani pasien covid di rumah sakit dokter slamet ini, itu sedang kita usahakan. nah ini payung hukumnya harus dibikin dulu, supaya kita tidak disalahkan, payung hukumnya yaitu peraturan Bupati, Insya Allah minggu ini selesai,"tutup Husodo.

Para nakes perawat dan dokter di lingkungan RSUD dr Slamet Garut sudah membuat agendakan untuk bisa mengadu kepada DPR RI terkait kejelasan insentif yang dijanjikan Presiden, selain melakukan rapat terbuka bersama wakil rakyat, para nakes juga meminta pihak Kementrian Kesehatan hadir di senayan agar permasalahan ini jelas. (thh/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Ada Modus Penggunaan Cukai Rokok Manual di Rokok Mesin

KPK Ungkap Ada Modus Penggunaan Cukai Rokok Manual di Rokok Mesin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap modus perusahaan rokok mekanik gunakan cukai rokok manual agar lebih murah. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkap
Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan Monopoli Pengadaan hingga Bagi-bagi Cuan Rp19 Miliar

Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan Monopoli Pengadaan hingga Bagi-bagi Cuan Rp19 Miliar

Pada hari Selasa (3/3/2026) menjadi hari apes yang dialami oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Pasalnya mantan penyanyi ini terjaring OTT KPK. Fadia diduga
KPK Telusuri Aset Milik Fadia Arafiq yang Dibeli dari Hasil Korupsi di Pemkab Pekalongan

KPK Telusuri Aset Milik Fadia Arafiq yang Dibeli dari Hasil Korupsi di Pemkab Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri sejumlah aset yang dimiliki oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, usai ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi
DPR Soroti ‘Angkutan Umum Zombie’ saat Mudik Lebaran, Minta Pemerintah Tindak Tegas

DPR Soroti ‘Angkutan Umum Zombie’ saat Mudik Lebaran, Minta Pemerintah Tindak Tegas

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Saiful Huda menyoroti terkait maraknya angkutan umum ilegal atau angkutan umum zombie saat mudik Lebaran 2026. Huda mengungkapkan
Periode Mudik Bareng Hari Nyepi, Pemerintah Bakal Tutup Sejumlah Pelabuhan

Periode Mudik Bareng Hari Nyepi, Pemerintah Bakal Tutup Sejumlah Pelabuhan

Pemerintah akan melakukan penyesuaian terkait skema lalu lintas mudik Lebaran yang berbarengan pada Hari Raya Nyepi 2026. Direktur Jenderal Perhubungan Darat
Usai Bupati Pekalongan Ditetapkan Tersangka, KPK Akui Dapat Dukungan hingga Karangan Bunga Dari Masyarakat

Usai Bupati Pekalongan Ditetapkan Tersangka, KPK Akui Dapat Dukungan hingga Karangan Bunga Dari Masyarakat

Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku mendapatkan banyak dukungan khususnya dari masyarakat Pekalongan usai menangkap dan menetapkan Fadia Arafiq sebagai

Trending

Strategi Benyamin Davnie Bangun SDM Tangsel: Beasiswa hingga Berobat Gratis

Strategi Benyamin Davnie Bangun SDM Tangsel: Beasiswa hingga Berobat Gratis

Pemerintah Kota Pemkot Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus menegaskan komitmennya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan melalui penguatan sektor pendidikan dan kesehatan.
Imbas Petasan dan Ujaran Kebencian di Laga Vs Persib, Persebaya Resmi Tutup Tribun Penonton 

Imbas Petasan dan Ujaran Kebencian di Laga Vs Persib, Persebaya Resmi Tutup Tribun Penonton 

Persebaya Surabaya mengumumkan penutupan Tribun Utara Gelora Bung Tomo sampai akhir musim 2025-2026 melalui akun sosial media klub, Kamis (5/3/2026). 
Detik-detik Warga Jarah Uang dari Pesawat Hercules Bawa Duit Rp1 Triliun Jatuh di Bolivia

Detik-detik Warga Jarah Uang dari Pesawat Hercules Bawa Duit Rp1 Triliun Jatuh di Bolivia

mencuat kabar detik-detik warga jarah uang dari pesawat angkut Hercules C-130 yang bawa duit Rp1 triliun yang jatuh  di Bandara Internasional El Alto, Bolivia
Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Langsung Main, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN Usai Lebaran

Jadwal Lengkap Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Langsung Main, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN Usai Lebaran

Jadwal lengkap final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan unjuk gigi setelah lebaran di laga yang berlangsung di tiga kota berbeda.
Terpopuler: AFC Resmi Umumkan Hasil Sidang Komdis, Skenario Gila Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 hingga John Herdman Full Senyum

Terpopuler: AFC Resmi Umumkan Hasil Sidang Komdis, Skenario Gila Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 hingga John Herdman Full Senyum

Tiga berita sepak bola paling populer di tvOnenews.com: hasil sidang AFC soal Persib sudah keluar? skenario Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, hingga kabar gembira untuk John Herdman.
Update Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026: 6 Nama Hampir Dipastikan, Satu Bintang Berpotensi Menyusul

Update Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret John Herdman di FIFA Series 2026: 6 Nama Hampir Dipastikan, Satu Bintang Berpotensi Menyusul

Timnas Indonesia terancam kehilangan banyak pemain jelang FIFA Series 2026. Enam pemain sudah absen karena sanksi dan cedera, Mauro Zijlstra juga berpotensi menyusul.
PBVSI Rencana Datangkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil untuk Timnas Voli Indonesia, Siapa Saja?

PBVSI Rencana Datangkan 4 Pemain Naturalisasi dari Brasil untuk Timnas Voli Indonesia, Siapa Saja?

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengungkapkan rencana naturalisasi empat pemain dari Brasil untuk memperkuat Timnas Voli Indonesia di masa depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT