GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kala Dendam dan Emosi Tak Terbendung, Seorang Tukang Ojek Menjadi Korban Pembacokan

Penganiayaan tersebut dilakukan atas dasar dendam lama tersangka AR terhadap korban DS selama empat belas tahun lamanya.
Rabu, 31 Agustus 2022 - 17:43 WIB
Polisi menangkap 3 orang pelaku penganiayaan terhadap tukang ojek, penganiayaan dipicu oleh dendam lama salah seorang tersangka
Sumber :
  • tim tvOne - Suhendar

Kabupaten Bandung, Jawa Barat - Jagad media sosial di Kabupaten Bandung dihebohkan dengan video viral peristiwa penganiayaan terhadap seorang tukang ojek. Korban mengalami luka bacok disekujur tubuhnya. Diduga penganiayaan dilakukan oleh para tersangka akibat dendam lama.  

Peristiwa pembacokan terhadap korban DS berawal saat korban dan tersangka bertemu di kawasan Pasar Sehat Cicalengka pada Sabtu 20 Agustus 2022 lalu. Amarah tersangka AR tidak terbendung saat berhadapan dengan korban. Tersangka langsung membacok korban dengan cara membabi buta melampiaskan amarahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat menganiaya korban, tersangka AR dibantu oleh tersangka CS dan MS yang merupakan masih keluarga tersangka.

Penganiayaan tersebut dilakukan atas dasar dendam lama tersangka AR terhadap korban DS selama empat belas tahun lamanya. Pada tahun 2008 silam, korban DS pernah melakukan pembacokan terhadap tersangka AR.

"Saya dendam dengan DS karena pernah melakukan pembacokan kepada saya di tahun 2018 lalu, jadi saya balas,"ucap tersangka AR.

Aksi mengerikan tersebut terabadikan ponsel milik warga, dan viral di media sosial beberapa waktu lalu.

AR dan MS berhasil diamankan petugas dalam waktu kurang dari 1×24 jam, di kediamannya di kawasan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sedangkan tersangka MS menyerahkan diri ke Mapolsek Cicalengka keesokan harinya.

Menurut Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, penangkapan ke-3 tersangka ini dalam kurun waktu tidak lebih dari 2×24jam. Polisi juga telah mengamankan sejumlah alat bukti yang didapat di tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ternyata pernah ada masalah antara korban dgn tersangka AR pada tahun 2008 lalu, kemudiam pada tgl 20 agustus itu tersangka MS itu mengambil kunci kontak korban, dgn harapan tidak lari karena ada masalah dengan AR namun demikian korban mengejar tersangka MS yg mengambil kunci motornya, sehingga dua tersangka mengetahui korban mengejar keduanya, dari situ baru dilakukan pengniayaan secara bersama-sama terhadap korban DS dgn menggunakan senjata tajam," ungkap Kusworo di Mapolresta Bandung, Rabu (31/08/2022).

Saat ini kondisi korban sudah membaik namun masih dalam tahap perawatan karena memang mengalami luka bacok di kepala, pinggang dan kaki sehingga belum bisa beraktifitas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT