News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berbeda Kenyataan, PMII Universitas Galuh Pertanyakan Status Ciamis Sebagai Kabupaten Layak Anak Sejak Tahun 2017

PMII Galuh Alan Fauzi memberikan kritik terkait statement Pemkab Ciamis mengenai Kabupaten Layak Anak penghargaan Kabupaten Ciamis sebagai Kabupaten Layak Anak
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 04:10 WIB
PMII Universitas Galuh
Sumber :
  • Istimewa

Ciamis, Jabar - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Galuh (PMII Galuh), Alan Fauzi memberikan kritik terkait statement Pemkab Ciamis mengenai Kabupaten Layak Anak dan penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Ciamis sebagai Kabupaten Layak Anak sejak 2017.

Diketahui, baru-baru ini Pemkab Ciamis melalui Kepala Bidang Hukum Setda Ciamis menyampaikan bersungguh-sungguh peduli terhadap perkembangan anak dan salah satu upayanya dengan menerbitkan dan menerapkan aturan untuk menjamin terpenuhinya hak anak. Aturan tersebut yaitu Peraturan Bupati Ciamis (Perbup) No. 43 Tahun 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa sebab,  di balik penghargaan yang diraih Kabupaten Ciamis, ia mendapati masih banyak anak terlantar, pelecehan terhadap anak dan masih ditemukan anak-anak yang mengemis.

"Kami mendapati masih banyak sekali anak terlantar di Kabupaten Ciamis, masih ada kasus pelecehan seksual terhadap anak dan pengemis di bawah umur masih banyak ditemukan", kata Alan. 

Alan menyatakan penghargaan Kabupaten Layak Anak seharusnya dibarengi dengan program dari Pemkab Ciamis yang mampu mensejahterakan anak-anak, tidak hanya sekedar memenuhi dokumen dan membuat regulasi agar mendapatkan penghargaan tersebut.

Bukan hanya itu, Alan juga menyayangkan pihak Pemkab yang membiarkan praktik eksploitasi anak di Kabupaten Ciamis. Salah satunya anak yang mengemis di alun-alun Ciamis dan di beberapa titik yang lain.

"Sayang sekali Pemkab Ciamis juga menutup mata ketika melihat praktik eksploitasi anak yang terjadi di alun-alun Ciamis. Kita kemarin melakukan riset terkait eksploitasi anak yang mengemis di alun-alun. Ada 10 anak di bawah umur yang masih mengemis di alun-alun sampai larut malam. Bahkan diketahui, 9 dari 10 anak tersebut tidak bisa baca tulis, dan semua anak tidak bisa baca Iqra. Padahal anak-anak yang mengemis di alun-alun menimbulkan gambaran buruk Kabupaten Ciamis", lanjut Alan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menilai hal tersebut disinyalir selain karena kebutuhan ekonomi, juga karena lemahnya perhatian Pemkab Ciamis. Sehingga hak-hak mendasar anak tidak dipenuhi dan masa kanak-kanaknya disibukan dengan aktivitas yang seharusnya tidak dilakukan. 

"Maka bisa digarisbawahi, penghargaan Kabupaten Layak Anak Kabupaten Ciamis baru sebatas administrasi yang implementasinya patut dipertanyakan. Substansi pemberian penghargaan tersebut lebih dikejar sebagai prestasi, bukan fokus pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak secara menyeluruh, serta berorientasi pada pemecahan masalah yang sudah mengakar", tutup Alan.(ppk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT