News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Dedi Mulyadi Soroti Kisah Viral Asep Mudik Jalan Kaki ke Ciamis, Heran Penjual Cilok itu Tak Punya Ongkos

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kulik penyebab penjual cilok viral, Asep Kumala Seta yang nekat mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis tanpa ongkos.
Jumat, 20 Maret 2026 - 21:58 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) telepon Asep Kumala Seta, penjual cilok yang nekat mudik jalan kaki dari Bandung menuju Ciamis
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Subang, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menyoroti kisah viral Asep Kumala Seta (31), penjual cilok yang nekat mudik berbekal jalan kaki dari Cibaduyut, Kota Bandung menuju Ciamis.

Hal yang membuat Dedi Mulyadi menyikapi kisah viral tersebut, Asep mengaku tidak memiliki ongkos saat Lebaran menuju Ciamis namun memutuskan mudik melewati kerasnya aspal jalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menyoroti penyebab Asep tidak memiliki ongkos sehingga nekat jalan kaki. KDM sapaan akrabnya, langsung bertanya alasan Asep mudik tanpa berbekal uang di sakunya.

Ia mulanya bertanya kegiatan sehari-hari Asep terutama saat berjualan cilok untuk bertahan hidup di Bandung.

"Kamu jualan ciloknya di mana?," tanya Dedi Mulyadi dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Lembur Pakuan Channel, Jumat (20/3/2026).

Dedi Mulyadi Soroti Penyebab Asep Tidak Punya Ongkos saat Mudik ke Ciamis

Dedi Mulyadi menghubungi Asep Kumala Seta, penjual cilok yang viral akibat mudik berjalan kaki menuju Ciamis
Dedi Mulyadi menghubungi Asep Kumala Seta, penjual cilok yang viral akibat mudik berjalan kaki menuju Ciamis
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel

Asep mengaku biasanya berjualan cilok di area Terminal Leuwi Panjang, Bandung. Ia kerap kali meraup penghasilan sebesar Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per hari selama Ramadhan.

Di balik itu, warga Ciamis tersebut tinggal di mess disediakan oleh bos usaha ciloknya, Agus Jaya. Dari sinilah, KDM heran kenapa Asep kekurangan ongkos saat pulang kampung ke Ciamis.

"Bapak kan punya bos," ujar Dedi Mulyadi.

Asep justru memberikan jawaban tak terduga. Ia mengaku sangat malu meminta uang ongkos maupun Tunjangan Hari Raya (THR) ke bos ciloknya.

Mantan Bupati Purwakarta itu bertanya-tanya alasan Asep tidak meminta ongkos. Kata KDM, Asep selaku karyawan berhak mendapat THR dari bosnya.

"Bapak ini karyawan bosnya. Bahkan bosnya punya kewajiban untuk mengasuransikan Bapak. Bosnya kan orang mampu bukan?," jelas KDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asep tak menafikkan sang bos orang mampu. Usaha cilok bosnya sukses berkat 3-8 karyawan sehingga bisa menghasilkan sekitar Rp180 ribu sehari.

"Artinya bosnya memiliki keuangan yang baik. Pertanyaan saya walaupun bapak sudah pulang, secara keuangan, secara ketenagakerjaan, Bapak selama setahun berjualan menyimpan sisa (penghasilan) setiap hari?," bebernya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT