News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren Bikin SIM dan SKCK di Cirebon, Bayarnya Bisa Gunakan Sampah Plastik

Satlantas Polresta Cirebon, Jawa Barat, membuka layanan pembayaran pembuatan SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik, dan mereka akan mendapatkan pelayanan prioritas. 
Senin, 15 Agustus 2022 - 13:52 WIB
Bikin SIM di Cirebon, pembayarannya bisa menggunakan bank sampah.
Sumber :
  • tim tvone/erfan

Cirebon, Jawa Barat - Satlantas Polresta Cirebon, Jawa Barat, membuka layanan pembayaran pembuatan SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik, dan mereka akan mendapatkan pelayanan prioritas. 

layanan tersebut dinamakan "Green Service" di mana masyarakat yang akan membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam pembuatan SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman di Cirebon mengatakan dalam layanan tersebut masyarakat dapat membayar biaya PNBP pembuatan SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik.

"Masyarakat yang memanfaatkan sampah plastik untuk pembayaran biaya SKCK, dan SIM akan kami prioritaskan," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman di Cirebon, Senin (15/8/2022). 

Program tersebut disebut-sebut sebagai bentuk dukungan Polresta Cirebon dalam rangka penanganan sampah plastik di daerah tersebut, agar bisa semakin menurun. 

Arif memastikan, masyarakat yang membayar biaya SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik, akan mendapatkan pelayanan prioritas, bahkan mereka tidak lagi memerlukan antrean. 

"Kami berikan ruangan khusus bagi masyarakat yang memanfaatkan sampah plastik, dan saat membuat SIM serta SKCK juga tanpa mengantre," tuturnya. 

Arif menambahkan masyarakat bisa memanfaatkan bank sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon, untuk menukar, dan menabung sampah plastik. 

Kemudian setelah saldo terkumpul, maka masyarakat dipersilakan datang ke Polresta Cirebon untuk pembuatan SIM maupun SKCK dengan menunjukan bukti tabungan bank sampah. 

"Masyarakat bisa memanfaatkan bank sampah yang ada di Kabupaten Cirebon, di mana saat ini ada 10 bank sampah yang sudah bekerja sama," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Bupati Cirebon Imron mengatakan trobosan yang dilakukan oleh Polresta Cirebon, sangat perlu didukung, karena bisa meminimalkan sampah plastik. 

"Dengan membayar SIM menggunakan sampah plastik, saya apresiasi, dan atas nama masyarakat saya mengucapkan terimakasih," katanya.(ESN/ito) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT