Kasus Pembunuhan di RSUD Majalaya Tidak Melibatkan Pegawai Internal
- Antara
tvOnenews.com - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya di Bandung, Jawa Barat, memastikan bahwa korban dan pelaku pembunuhan bukan merupakan karyawan internal rumah sakit, melainkan pegawai yang berasal dari pihak ketiga.
Wakil Direktur Umum dan SDM RSUD Majalaya Agus Heri Zukari di Bandung, Senin, mengatakan pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada kepolisian dan menunggu hasil penyidikan lebih lanjut.
"Kita lihat dahulu nanti hasil penyidikan. Mungkin untuk klarifikasi yang sekarang saya akan jelaskan bahwa kejadian itu bukanlah karyawan rumah sakit, tapi petugas dari pihak ketiga. Kasusnya sudah jelas dan kini ditangani oleh kepolisian langsung," jelasnya.
Dia juga menjelaskan bahwa kedua pihak yang terlibat merupakan tanggung jawab pihak penyedia jasa pekerja alih daya (outsourcing), sehingga evaluasi, pembinaan, dan monitoring pekerjaan secara teknis sepenuhnya berada pada pihak ketiga.
"Jadi, untuk pertanggungjawaban, untuk evaluasi, dan pembinaan, dan monitoring pekerjaan secara teknis di lapangan itu ada di pihak ketiga," ujarnya.
Agus menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan menindaklanjuti bukti-bukti yang ada, salah satunya adalah rekaman CCTV di lokasi kejadian perkara.
“CCTV tersedia dan sudah diminta oleh tim penyidik kemarin, dan kami sudah menyerahkannya sesuai surat permohonan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut pelaku yang berinisial R (43) telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Ia menjelaskan peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di lantai 2 Gedung Utama RSUD Majalaya, tepatnya di ruang sentral sekitar pukul 04.30 WIB dengan motif diduga terkait persoalan utang piutang sebesar Rp5 juta.
Kasus pembunuhan tersebut kini ditangani Polresta Bandung untuk proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(chm)
Load more