News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Darurat Penumpukan Sampah, Dinkes Bandung Barat Imbau Masyarakat Waspada Penyakit ISPA dan Gatal-gatal 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mengimbau masyarakat mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang ditimbulkan adanya penumpukan sampah. 
Selasa, 11 Februari 2025 - 20:50 WIB
Waspada ISPA dan penyakit kulit akibat sampah menumpuk
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat mengimbau masyarakat mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang ditimbulkan adanya penumpukan sampah

Himbauan tersebut keluar buntut adanya penumpukan sampah di sejumlah wilayah pemukiman yang berada di Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt Sekdis Dinkes Bandung Barat,R Nurul Rasihan menjelaskan masalah sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan (ISPA) dan gatal-gatal bagi kesehatan masyarakat.


“Sampah yang menumpuk pasti berdampak pada kesehatan masyarakat. Pencemaran udara dan air bisa memicu berbagai penyakit, seperti ISPA, penyakit kulit, dan bahkan keracunan akibat kontaminasi makanan,"kata R Nurul Rasihan kepada tvOnenews.com, Selasa (11/02/2025).


Meskipun belum ada peningkatan signifikan dalam kasus kesehatan akibat sampah, Dinkes Bandung Barat mencatat adanya kunjungan pasien ke puskesmas dengan gejala yang diduga terkait dengan pencemaran lingkungan

“Kami tidak secara spesifik mencatat apakah penyakit yang dialami pasien berasal dari dampak sampah. Namun, jika melihat kondisi lingkungan saat ini, ada kemungkinan peningkatan kasus kesehatan disebabkan oleh pencemaran dari sampah,”katanya.


Dia menjelaskan saat ini Puskesmas di berbagai wilayah diantaranya Kecamatan Cililin dan Lembang, telah menangani kasus-kasus penyakit yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan. 

Dinas Kesehatan memastikan ketersediaan obat-obatan bagi pasien yang mengalami gatal-gatal, ISPA atau gangguan kesehatan lainnya akibat kondisi lingkungan yang buruk.

“Obat-obatan sudah tersedia di puskesmas. Bagi masyarakat yang terdampak penyakit akibat pencemaran, terutama warga kurang mampu, bisa menggunakan layanan BPJS karena semua biaya pengobatan akan ditanggung oleh program Universal Health Coverage (UHC),”kata dia.

Dinkes KBB juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dalam mengelola sampah guna mencegah dampak kesehatan yang lebih besar. 

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak membakar sampah sembarangan karena dapat memperburuk kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan.

"Pencemaran udara akibat pembakaran sampah memang belum terlalu terlihat, tetapi pencemaran air dan tanah dapat menjadi sumber penyakit. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat lebih waspada dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat tengah menghadapi penumpukan sampah sejak awal 2025.

Kepala UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandung Barat, Imam Fauzi, mengungkapkan alasan penumpukan tersebut lantaran adanya pembatasan jumlah ritase ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

Buntut pembatasan tersebut, sekitar 700 ton sampah menumpuk atau 40 persen tidak bisa diangkut sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akibatnya, sekitar 700 ton sampah menumpuk di UPT Kebersihan. Dengan musim hujan seperti sekarang, tumpukan sampah ini menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas warga, terlebih lokasi ini berdekatan dengan sekolah, pasar, dan jalur strategis menuju KCIC serta Stasiun Padalarang,"pungkasnya.

(ila/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT