Pemda Bandung Barat Bakal Lunasi Tunggakan 27 Mahasiswa UIN Bandung Asal KBB Lewat Jalur Bansos Usai Terancam di DO
- timtvOnenews.com - Ilham Ariyansyah
Bandung Barat, tvOnenews.com - Sebanyak 27 orang mahasiswa dari Universitas Islami Negeri (UIN) asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung Barat, Jawa Barat.
27 mahasiswa UIN Bandung asal KBB tersebut terancam di drop out (DO) pihak UIN Bandung, karena menunggak pembayaran sebanyak 5 kali semester.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Hasanudin mengatakan, 27 mahasiswa UIN Bandung asal Bandung Barat tersebut terhambat dalam masalah pembiayaan semester. Namun, tidak termasuk bagian penerima beasiswa dari Pemda Bandung Barat
Dijelaskan Hasanudin, 27 mahasiswa UIN Bandung itupun sebelumnya berjumlah 50 orang. Namun saat ini sisanya berjumlah 27 orang dan berasal dari kalangan keluarga tidak mampu.
"Dari total 50 mahasiswa, sisanya 28 orang, tetapi yang 1 orang merupakan dari keluarga mampu. Sedangkan 27 mahasiswa dari keluarga tidak mampu," ujar Kabag Kesra, Hasanudin pada Selasa, (06/02/2024).
Menurutnya, Pemda Bandung Barat sudah berusaha memberikan bantuan, karena setiap tahunnya sudah disediakan hibah untuk beasiswa melalui UIN Bandung.
Meski demikian, kata Hasanuddin, karena prosedurnya dianggap tidak memenuhi Peraturan Bupati (Perbup) tentang beasiswa. Maka, setiap dana yang disiapkan tidak terserap.
"Berdasarkan saran dari BPKP dan BPK. Karena tidak memenuhi akhirnya tidak terserap," tuturnya.
Selain itu, Hasanuddin menyebutkan,pihaknya telah melakukan diskusi dan menyarankan ke Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif agar adanya Extraordinary dan tidak berdasarkan Perbup.
Adapun terkait 27 mahasiswa UIN Bandung yang tidak memenuhi prosedur program beasiswa, Hasanuddin menjelaskan, Pemda Bandung Barat akan menyelamatkan 27 mahasiswa tersebut melalui jalur Bansos.
"Cara menyelamatkan 27 mahasiswa tersebut akhirnya harus melalui jalur Bansos,"katanya.
Selanjutnya, Hasanuddin mengaku, pihaknya sudah mendatangi UIN Bandung upaya melakukan pemenuhan administrasi melalui jalur Bansos untuk membantu 27 mahasiswa asal Bandung Barat yang sebelumnya sudah dibantu 3 semester oleh pihak Baznas.
Sesuai instruksi Pj Bupati Bandung Barat Arsan Latif, Hasanuddin menyampaikan, administrasi 27 mahasiswa tersebut akan dipenuhi oleh Pemda Bandung Barat. Sehingga, bisa menyelesaikan perkuliahannya.
"Untuk 5 semester yang belum terbayar akan diusahakan Pemda Bandung Barat, karena Pj Bupati sudah menginstruksikan agar administrasi 27 mahasiswa tersebut segera dipenuhi,"tuturnya.
Lebih lanjut, Hasanuddin menuturkan, 27 mahasiswa UIN Bandung asal KBB tersebut seharusnya sudah masuk di semester akhir (8). Namun, ditunda oleh pihak UIN Bandung akibat terkendala masalah pembayaran di uang kuliah tunggal (UKT).
Terkait pola pembayaran UKT, Hasanuddin mengungkapkan, UKT mahasiswa UIN Bandung senilai Rp2.466.000,- untuk 1 semester dan semuanya sudah termasuk berbagai kegiatan perkuliahan dan lainnya.
"27 mahasiswa UIN Bandung itu semesternya Rp 2. 466.000,00, belum dibayar 5 semester dengan jumlah totalnya senilai Rp 332.910.000,00," ujarnya.
Hasanuddin menegaskan, 27 mahasiswa tersebut bukan program beasiswa dari Pemda Bandung Barat sesuai dengan Perbup Nomor 63 tahun 2017, tentang pemberian beasiswa kuliah program Sarjana, D4 dan D3 bagi mahasiswa berprestasi yang berasal keluarga tidak mampu.
"Intinya, 27 mahasiswa UIN Bandung asal KBB tersebut berasal dari keluarga tidak mampu," tutupnya.
(ila/ fis)
Load more