News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger! Ketua DPD Partai NasDem Garut Nyawer Duit di Halaman Kantor KPUD

Sejumlah pengurus dan ketua DPD Partai Nasdem saweran uang di halaman kantor KPUD Garut, Jawa Barat, saat daftarkan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg).
Kamis, 11 Mei 2023 - 16:52 WIB
Ketua DPD Partai NasDem Garut bagi - bagi duit di halaman kantor KPUD Garut
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Taufiq Hidayah

Garut, tvOnenews.com - Ada-ada aja prilaku yang dilakukan oleh pengurus Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di KPUD Garut. Sejumlah pengurus dan ketua DPD Partai Nasdem sengaja lakukan saweran uang di halaman kantor KPUD Garut, Jawa Barat, saat daftarkan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) pada Kamis (11/05/2023). 

Insiden bagi - bagi duit yang dilakukan Bacaleg dan ketua DPD Partai Nasdem di halaman kantor KPUD Garut, terjadi saat partai tersebut mendaftarkan 50 bacaleg peserta pemilu 2024 ke KPUD Garut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisioner KPU Garut yang menyambut kedatangan pengurus Partai nasdem  dibuat kaget  ketika salah satu bacaleg naik ke replika patung domba sambil nyawer uang pecahan Rp50 ribu. Bukan hanya Bacaleg, ketua DPD Partai NasDem Garut, Diah Kurniasari, malah ikut bergantian melakukan saweran kepada orang yang berkerumun ditempat itu.

Pengurus Nasdem Garut menyebut, bahwa bagi-bagi uang tersebut, merupakan apresiasi wajar terhadap kader partai saja.

"Pada prinsipnya itu kegembiraan kader partai NasDem, karena pada saat itu tidak ada masyarakat, hanya kader NasDem, caleg, dan pengurus. Sasaran nya hanya kepada internal saja, kita bertanggung jawab karena itu semua berseragam NasDem." kata Mukti Arif, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD NasDem Garut, Kamis (11/5/2023) di kantor Sekretariat DPD NasDem Garut.

Bawaslu Garut menilai bahwa ini merupakan temuan yang langsung ditemukan oleh staf dan komisioner Bawaslu di lokasi. "Tadi kebetulan pendaftaran pengajuan bakal calon anggota legislatif. Yang kejadian itu dilakukan pada saat usai pengajuan bacaleg, memang seluruh anggota Bawaslu ada di KPU, insiden itu dilakukan usai pendaftaran di KPU. Yang melakukan saweran ada 2 orang, jadi ada seorang pria, dan yang dikenal sebagai ketua NasDem Garut, jadi yang pertama Rp 50 ribu, kalo yang ketua NasDem itu pecahannya Rp 20 ribu." kata Ahmad Nurulsyahid, Ketua Bidang Hukum Bawaslu Garut.


Ia juga menambahkan, bahwa perilaku bagi-bagi uang di wilayah lingkungan KPUD sebagai lembaga penyelenggara Pemilu, tentu bukan hal yang wajar. "Nanti kita akan bawa ke ranah Bawaslu, tapi yang jelas karena partai politiknya sudah di sahkan, dan tempatnya di KPU, kami sangat menyayangkan hal tersebut." tegasnya.

Ketua KPUD Garut sudah berupaya menghentikan bagi-bagi uang dihalaman kantornya, namun kode yang diberikan oleh ketua KPU tak diindahkan yang melakukan saweran. "Itu situasinya hujan, kegiatan itu terjadi setelah proses pendaftaran dan setelah konferensi pers, secara etika tidak boleh, sudah dikasih kode untuk berhenti (bagi - bagi uang - red), tapi karena hujan jadi tak berhenti. Ya kurang bagus dilihatnya, terjadi di lingkungan KPU meski hanya ke kader, bukan masyarakat." Tandas Ketua KPUD Garut, Junaidin Basri. 

Karakter sawer atau bagi - bagi uang di ranah politik apa lagi di lingkungan kantor penyelenggara pemilu, tentu memberi contoh tidak baik jelang pemilu 2024 nanti. Apa lagi, kantor KPU merupakan wilayah independen yang seharusnya tak terkontaminasi hal-hal seperti ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(thh/ fis)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT