News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantai Selatan Sukabumi Memakan Korban, 17 Terseret Arus, 5 Hilang

Wisatawan di tiga lokasi sepanjang Pantai Palabuhanratu dan Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi, terseret ombak. Sebanyak 5 orang dinyatakan hilang
Senin, 24 April 2023 - 08:32 WIB
Tim Sar gabungan masih melakukan pencarian 5 orang hilang terseret arus laut.
Sumber :
  • Tim tvOne/Rizki Gustana

Sukabumi, tvOnenews.com - Sebanyak 17 wisatawan yang sedang berenang di tiga lokasi sepanjang Pantai Palabuhanratu dan Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi, terseret ombak pada Minggu (23/4/2023). Sebanyak 5 orang korban dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian petugas gabungan.

Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi, Okih Pajri Assidiq mengatakan, di lokasi pertama sebanyak 3 orang wisatawan terseret ombak di Pantai Ombak Putih, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 12.00 WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban selamat bernama Wildansyah (12) dan Yuda Faris Suara (16) sedangkan Rizki (14) dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian petugas. Ketiga korban merupakan warga Cikidang Kampung Babakan Banten RT 002/009, Desa Suka Sirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi," ujar Okih.

Lalu di lokasi kedua, sebanyak 10 wisatawan terseret ombak di Pantai Batu Bentang, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 12.00 WIB. Sebanyak 8 orang berhasil selamat dan 2 orang dinyatakan hilang.

                                               Pantai Selatan Sukabumi

 

"Korban selamat bernama Agil Saputra (13), Saepudin Fadilah (19), Eman (19) warga Kampung Tegal Panjang, Desa Suka Maju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi," ujar Okih menambahkan.

Lalu korban selanjutnya, ujar Okih, Ruslan Abdul Ghani (28), Muhamad Ramzin (17), Abdurahman (40) warga Kampung Cisande Hilir RT 22/07, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

"Korban selamat selanjutnya, Liksan (15) warga Kampung Cibatu, Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Lalu Dadang (51) warga Kampung Salagombong, Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi," ujar Okih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Okih menjelaskan, 2 orang korban yang dinyatakan hilang, pertama Dio Saputra (15) warga Kampung Tegal Panjang, Desa Suka Maju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dan Edi Prayogo (15) warga Kampung Cisande Hilir RT 22/07, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.

"Adapun semua kronologi kejadiannya berawal dari ketika korban sedang bermain pasir dan mandi di pinggir pantai, tiba-tiba datang ombak besar sehingga korban terseret arus ke tengah kemudian tenggelam. Saat ini petugas SAR gabungan masih melakukan pencarian korban," ujar Okih. (raa/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT