News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Masih Hidup, Seorang Warga Kota Bandung Dinyatakan Meninggal dalam Data Disdukcapil

Padahal masih hidup, seorang warga Kota Bandung dinyatakan meninggal dunia dalam data Disdukcapil. Meskipun memiliki kartu identitas diri, tapi tetap tidak bisa digunakan.
Senin, 13 Februari 2023 - 09:11 WIB
Padahal masih hidup, seorang warga Kota Bandung dinyatakan meninggal dalam data Disdukcapil
Sumber :
  • Cepi/tvOne

Bandung, tvOnenews.com – Padahal masih hidup, seorang warga Kota Bandung dinyatakan meninggal dunia dalam data Disdukcapil. Meskipun memiliki kartu identitas diri, tapi tetap tidak bisa digunakan.

Bahkan, data kematiannya sudah tercatat dalam data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia adalah Sulaiman (33) warga Kampung Cigagak, RT 02/RW 07, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.

Mulanya, Sulaiman mengetahui dirinya dinyatakan sudah berstatus meninggal di data Disdukcapil Kota Bandung saat dirinya hendak mengambil rumah bersubsidi di daerah Ciparay.

Namun, setelah mengajukan berkas, pada kenyataannya ditolak. Saat dicek oleh pihak bank nama Sulaiman sudah meninggal.

"Awalnya ingin mengambil KPR di daerah Ciparay. Tiba-tiba dari pihak banknya telepon ke istri dan memberi tahu bahwa atas nama Sulaiman sudah meninggal. Kaget kok bisa padahal saya masih hidup," kata Sulaiman, Minggu (12/2/2023).

Saat mendapatkan kabar data dirinya ditolak lantaran sudah meninggal, dia sempat tidak percaya.

Sulaiman pun penasaran dan langsung cek ke kantor Disdukcapil Kota Bandung. Benar saja nama Sulaiman dengan alamat sesuai KTP sudah berstatus meninggal.

"Ternyata benar sudah dinyatakan meninggal dunia. Bahkan, di Kemendagri nama saya sudah berstatus meninggal," ujarnya.

Sulaiman sudah menanyakan ke Disdukcapil Kota Bandung agar namanya bisa muncul status hidup dan tidak meninggal.

Namun, ini membutuhkan waktu yang lama melalui proses persidangan dan harus ada putusan pengadilan.

"Saat ini sudah masuk di pengadilan tata usaha negeri Bandung sedang proses sidang," jelasnya.

Sulaiman mengatakan akibat hal itu dirinya sampai saat ini merasa dirugikan. Selain tidak bisa bekerja karena setiap kali melamar kerja selalu ditolak oleh beberapa perusahaan, dia jadi kesulitan membuat akte kelahiran anak dan membuat ATM tidak bisa.

"Setelah dicek ternyata kakak sepupu saya salah mengurus surat kematian data diri saya dibuat meninggal karena nama bapak saya namanya sama dengan nama saya. Nama bapak saya Eman. Sementara nama saya Sulaiman," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sulaiman menyayangkan pihak Disdukcapil Kota Bandung tidak teliti saat mengeluarkan akte kematian.

"Yang meninggal bapak saya atas nama Eman. Saya Sulaiman. Semuanya kecolongan mulai dari RT, RW, kelurahan sampai Disdukcapil," katanya. (cka/nsi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT