Teroris Ditangkap Densus 88 di Lumajang Berasal dari Bali, Polda Bali Perketat Pintu Masuk
- tvOne - aris wiyanto
Denpasar, Bali - Polda Bali memperketat pengamanan pintu masuk Bali pasca Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, menangkap seorang teroris berinisial FS (28) di Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (6/9), yang ternyata berasal dari Bali dan beralamat di Jalan Satelit, Denpasar.
Saat dikonfirmasi awak media, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan bahwa FS memang pernah tinggal di Bali bersama keluarganya.
"Dia ditangkap di sana (Lumajang, Jawa Timur). Dia pernah tinggal di Bali dengan keluarganya," kata Kombes Pol Satake, saat dihubungi, Jumat (9/9).
Namun pihaknya enggan memberi komentar lebih jauh dengan alasan Divisi Humas Mabes Polri yang akan menyampaikan keterangan terkait penangkapan FS.
"Terkait Densus 88 itu kan dari Divisi Humas Mabes Polri yang akan menyampaikan," imbuhnya.
Namun, dengan tertangkapnya FS tentu pengawasan di Pulau Bali akan diperketat terutama di pintu-pintu masuk di Pelabuhan dan Bandara.
"Itu pasti akan kita perketat dan pengawasan di pintu-pintu masuk pelabuhan dan bandara, terutama di Pelabuhan Gilimanuk akan dilakukan pemeriksaan," jelasnya.
Ia juga mengimbau agar para perangkat desa juga meningkatkan pengawasan dengan sistem wajib lapor bagi warga yang datang.
"Terutama perangkat desa lebih meningkat sistem wajib lapor bagi warga yang datang. Masyarakat ikut membantu menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Seperti diketahui, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial FS di Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (6/9).
Namun, Kepala Kepolisian Resor Lumajang, Ajun Komisaris Besar Polisi Dewa Putu Eka Darmawan enggan mengungkapkan detail ketika dikonfirmasi mengenai hal itu. Ia hanya membenarkan mengenai pergerakan tim dari Mabes Polri.
"Memang benar ada tim Mabes Polri yang bergerak ke sana. Hanya informasi itu yang saya dapat dan keterangan lain-lain mungkin bisa langsung konfirmasi ke Mabes Polri," ujarnya. (awt/hen)
Load more