News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TNI Terjun Langsung Atasi Rabies di Sumbawa Barat

Maraknya kasus anjing gila di delapan kecamatan di kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, cukup membuat resah masyarakat. Jumlah kasus yang meningkat membuat Pemda KSB menetapkan KLB Rabies.
Rabu, 6 April 2022 - 14:11 WIB
Tim dari Jajaran Kodim 1628/ Sumbawa Barat Melaksanakan Pendampingan Penanganan Rabies
Sumber :
  • Tim Tvone-Irwansyah

Sumbawa Barat, NTB - Maraknya kasus anjing gila di delapan kecamatan di kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, cukup membuat resah masyarakat. 

"Jumlah kasus yang meningkat membuat Pemda KSB menetapkan KLB Rabies," kata Dandim 1628/SB Letkol Inf Octavian Englana Partadimaja, kepada tvonenews.com, Rabu (6/4/22).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dandim mengungkapkan, bahwa penetapan status KLB, Pemda KSB juga telah melaksakan rapat koordinasi dengan membentuk tim penanganan dan pencegahan dengan memaksimalkan peran semua stakeholder terkait.

"Selain peran pemerintah dan aparat, peran aktif masyarakat untuk kesiapan bersama menghadapi kondisi ini. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau panik, namun tetap diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Dandim.

Untuk itu, lanjut Dandim, telah diinstruksikan kepada Danramil jajaran serta Babinsa di seluruh jajaran Kodim 1628/SB untuk turun bersama sama stake holder terkait untuk pendampingan baik dalam pencegahan maupun penanganan agar mengurangi keresahan masyarakat. 

"Beberapa Babinsa diantaranya Babinsa Desa Lalar Liang, Serda Saiful, Babinsa Desa Temekan,  Serda Zinurain, Babinsa  Desa Seminar Salit, Sertu Syahrul, Babinsa Desa Mujahidin, Sertu Kusmiran, bersama Babinkamtibmas, Tim Puswan dan (Kasira) kadus, RT serta agen PDPGR melaksanakan pendampingan pencegahan melalui kegiatan VAR door to door di tiap-tiap warga yang memelihara anjing, kucing, kera," Dandim menjelaskan.

Diungkap Dandim, bahwa secara umum semua stakeholder telah siap memberikan penanganan terhadap kondisi ini, mengingat KASIRA (kader siaga rabies) telah lama terbentuk dan bekerja di semua kecamatan didukung , Babinsa, Babinkamtibmas, Puskeswan Dinas Pertanian, Satpol PP,  agen PDPGR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun demikian karena keterbatasan Personil diharapkan masyarakat dapat ikut aktif dalam mencegah serta memberikan informasi kepada petugas melalui nomer kontak call center rabies Dinas Pertanian di 0812 3843 3405 atau langsung melaporkan kepetugas terdekat," tegas Dandim.

Data resmi dari Dinas Pertanian KSB, per tanggal 5 April 2022, sebanyak 43 kasus gigitan HPR dan tersebar di 8 kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat. (Irwan/Ask) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT