Terekam Video Amatir Warga, Seorang Pria Ceburkan Diri ke Laut Pantai Keramas, Gianyar
- tvOne - aris wiyanto
Setelah, dikonfirmasi tentang ciri-ciri korban oleh para saksi yang melihat korban masuk ke laut saksi Wulandari tambah curiga bahwa jangan-jangan orang yang masuk ke laut adalah JTG (korban).
"Sebelumnya korban adalah pasiennya yang mengalami depresi atau bipolar, gangguan kejiwaan, sering bicara sendiri dan sedang dalam proses perawatan sejak dua bulan yang lalu di sebuah vila di Sanur," imbuhnya.
Kemudian, sejak tanggal 11 September 2023 saat korban dalam proses penyembuhan dipindahkan ke Diamond Vila, kamar Nomor 6, atas permintaan sendiri atau korban karena ingin vila kamar yang lebih besar. Lalu, selama dalam proses pemulihan kondisi korban sudah sangat membaik dan tidak menunjukkan gangguan jiwa, bahkan korban sempat main catur di Vila Diamond dengan staf vila.
"Komunikasi dengan para perawat juga sangat terbuka bahkan motivasi korban untuk sembuh sangat tinggi, bahkan semua obat pemulihan yang diberikan secara rutin selalu diminum oleh korban," jelasnya.
Namun, saat saksi Wulandari sedang menyiapkan obat, diduga korban yang ada di lantai dua turun dari pintu samping dan menuju ke pantai sendirian dan ketika saksi ke atas untuk memberikan makan sore ternyata korban sudah tidak ada.
Kemudian, setelah dipanggil berkali-kali sambil mencari di sekitar vila sampai ke pantai, korban juga belum ditemukan. Lalu, sekitar pukul 19.30 WITA setelah dicari lagi di pantai ternyata banyak orang berkerumun dan ada info orang hilang.
Lalu, sekitar pukul 20.28 WITA, ketika dalam proses interogasi oleh petugas kepada saksi tiba-tiba terdengar teriakan di depan pantai bahwa korban telah ditemukan sudah terdampar di sebelah barat Swan Villa dalam keadaan sudah meninggal dunia.
"Sesuai dengan pemeriksaan oleh perawat yang memeriksa korban. Atas kesepakatan dengan pihak dokter yang selama ini merawat korban, (jenazah) korban dibawa ke Rumah Sakit Sanjiwani (Gianyar) untuk dititipkan," ujarnya. (awt/gol)
Load more