News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenkeu Sebut Sekitar 379,4 Miliar Realisasi DAK Fisik 2022 di Bengkulu Berpotensi Tak Terserap

DJPb Kemenkeu Bengkulu sebut sekitar 39% atau 379,4 miliar realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik pada 2022 di Provinsi Bengkulu berpotensi tidak terserap.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 12 Juli 2022 - 04:58 WIB
Kepala Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Bengkulu Syarwan
Sumber :
  • Antara

 

Jakarta, tvOne

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Provinsi Bengkulu menyebutkan  sekitar 39 persen atau sekitar 379,4 miliar realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik pada 2022 di Provinsi Bengkulu berpotensi tidak terserap atau tidak ter manfaatkan.

Kepala Dirjen Perbendaharaan Provinsi Bengkulu, Syarwan di Bengkulu, Senin, mengatakan bahwa batas waktu realisasi DAK fisik tahap pertama akan berakhir pada 21 Juli mendatang menyebabkan 39 persen dari total anggaran tidak dapat dimanfaatkan.

Sebab hingga saat ini penyaluran DAK fisik baru sekitar Rp144,3 miliar atau 15,5 persen dan sekitar Rp553,3 miliar atau sekitar 61 persen telah kontrak dari total anggaran mencapai Rp932,7 miliar.

"Penyerapan DAK fisik di wilayah Provinsi Bengkulu masih minim dengan realisasi baru sekitar Rp144,3 miliar dari total Rp932,7 miliar," kata Syarwan.

Ia meminta agar seluruh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk segera mengejar data kontrak guna penyerapan DAK fisik sebab batas waktu pengajuan hanya tinggal beberapa hari lagi.

Pengajuan kontrak dapat menggunakan berbagai macam cara pengadaan seperti proses lelang secara langsung dan tidak langsung, lelang terbuka dan semacam nya.

Lanjut Syarwan, jika hingga batas waktu yang ditentukan pemerintah tidak dapat merealisasikan DAK fisik tersebut maka akan berpengaruh terhadap penerimaan dana transfer pusat pada 2023.

Berikut dana nilai kontrak dan realisasi DAK fisik di wilayah Provinsi Bengkulu yaitu Kabupaten Bengkulu Utara dengan nilai kontrak sekitar Rp33,9 miliar dan telah terealisasi Rp8,6 miliar.

Kabupaten Bengkulu Selatan yaitu Rp60,9 miliar dan terealisasi Rp17,6 miliar, Kabupaten Rejang Lebong yaitu Rp11,5 miliar dan terealisasi yaitu Rp0,7 miliar.

Kemudian Kabupaten Seluma dengan nilai kontrak yaitu Rp41 miliar dan baru terealisasi Rp5,7 miliar, Kabupaten Kaur yaitu Rp40,7 miliar dengan realisasi Rp13,7 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabupaten Mukomuko dengan nilai kontrak Rp21,1 miliar dan terealisasi Rp11 miliar, Kabupaten Lebong yaitu Rp28,3 miliar sedangkan yang terealisasi sekitar Rp8,4 miliar.

Kabupaten Kepahiang dengan nilai kontrak DAK fisik sekitar Rp17,7 miliar dan baru terealisasi Rp5,7 miliar, Kabupaten Bengkulu Tengah yaitu Rp73,9 miliar dan terealisasi Rp16,3 miliar.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT