Militer Amerika Serikat percaya pihaknya telah berhasil menewaskan seorang perencana kelompok ekstremis ISIS-K melalui serangan drone Sabtu (28/8). Anggota ISIS-K tersebut ditargetkan di provinsi Nangarhar, timur Afghanistan. Serangan drone itu merupakan serangan balasan atas bom bunuh diri yang dilakukan kelompok ISIS-K di wilayah sekitar bandara Kabul Kamis lalu.