Krisis AS-Iran Mengguncang Energi Dunia, Pemerintah Pertimbangkan WFH bagi ASN
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mulai menyiapkan berbagai skenario antisipasi menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Asia Barat antara Amerika Serikat-Israel dan Iran yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.
Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) guna menekan konsumsi bahan bakar nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sedang melakukan simulasi kebijakan sebagai langkah antisipatif terhadap dampak konflik internasional terhadap sektor energi.
Ketegangan tersebut mencuat setelah laporan penutupan Selat Hormuz oleh Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute vital distribusi minyak dunia, sehingga gangguan di kawasan itu dapat memicu ketidakstabilan pasokan energi global.
Bahlil menyampaikan hal tersebut usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
“Di kita, lagi sedang kita melakukan excercise, semua alternatif-alternatif yang akan kita pakai untuk kebaikan negara kita, sekaligus untuk mendorong efisiensi pemakaian bahan bakar,” kata Bahlil kepada wartawan.
Menurutnya, pemerintah masih terus mengevaluasi berbagai kemungkinan langkah yang dapat diambil untuk menjaga stabilitas energi nasional di tengah dinamika global yang cepat berubah.
Meski demikian, Bahlil menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai penerapan kebijakan WFH bagi ASN. Pemerintah masih memantau perkembangan situasi internasional sebelum mengambil langkah kebijakan.
“Tapi belum ada keputusan yang pasti, karena semua alternatif dalam kondisi yang tidak stabil begini. Harus kita mencari berbagai alternatif-alternatif,” ujarnya.
Kajian kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan langkah mitigasi apabila ketegangan geopolitik di Asia Barat benar-benar berdampak pada distribusi minyak dunia dan stabilitas harga energi global. (agr/iwh)
Load more