News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Krisis Teluk Ubah Pola Wisata Global, Industri Pariwisata RI Cari Momentum Lewat Indonesia Travel Fair 2026

Ketua Umum Indonesia Health Tourism Society, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan dinamika geopolitik global saat ini dapat berdampak langsung pada sektor pariwisata dunia.
Kamis, 12 Maret 2026 - 23:58 WIB
Pemandangan Matahari Terbenam di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
Sumber :
  • kemenparekraf.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Dinamika geopolitik global, termasuk krisis di kawasan Teluk, mulai memengaruhi pola perjalanan wisata dunia.  Perubahan rute penerbangan hingga preferensi destinasi wisatawan disebut menjadi tantangan baru bagi industri pariwisata, termasuk Indonesia.

Situasi tersebut menjadi salah satu latar belakang digelarnya Indonesia Travel Fair (ITF) 2026 yang akan berlangsung pada 28–31 Mei 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pameran ini digelar bersamaan dengan Indonesia Wellness & Health Tourism Expo (IWHTE) 2026.

Acara tersebut diluncurkan melalui kegiatan launching dan buka puasa bersama di Manhattan Hotel Jakarta pada Senin (9/3/2026), dengan dukungan Kementerian Pariwisata, Kementerian Kesehatan, Indonesia Health Tourism Society (IHTS), Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), serta Board of Airline Representative in Indonesia (Barindo).

Ketua Umum Indonesia Health Tourism Society, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan dinamika geopolitik global saat ini dapat berdampak langsung pada sektor pariwisata dunia.

“Dinamika geopolitik global, termasuk potensi dampak dari krisis di kawasan Teluk, diperkirakan dapat memengaruhi pola perjalanan wisata dunia, mulai dari perubahan rute penerbangan, preferensi destinasi, hingga strategi perjalanan wisatawan internasional,” ujar Sandiaga dalam paparannya.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pelaku industri pariwisata untuk beradaptasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ia menilai langkah RajaMICE menggelar ITF 2026 bersamaan dengan IWHTE 2026 menjadi strategi untuk merespons perubahan tersebut.

“Event ini adalah sebagai wadah kolaborasi dan adaptasi bagi pelaku industri pariwisata nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi wisata dan kesehatan di kawasan Asia,” katanya.

Sementara itu, Chairman RajaMICE Panca Rudolf Sarungu menyebut pameran tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ajang promosi, tetapi juga diarahkan untuk mendorong transaksi langsung antara pelaku industri dan konsumen.

“Dalam tiga hari pengunjung akan diberikan beberapa hal menarik seperti kolaborasi dengan berbagai maskapai untuk menghadirkan penawaran perjalanan yang kompetitif dan menarik bagi pengunjung,” kata Panca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan pameran tersebut juga dirancang untuk menghasilkan transaksi maksimal.

“Pameran selama tiga hari selain kesempatan branding, event ini dirancang untuk mendorong transaksi langsung antara exhibitor dan pengunjung serta menghasilkan penjualan secara maksimal,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral