Wacana “War Tiket” Haji Dikaji, DPR Minta Pembahasan Mendalam
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian haji dan Umrah mengkaji wacana pendaftaran langsung atau “war tiket” haji sebagai opsi memangkas masa tunggu yang saat ini bisa mencapai puluhan tahun.
Menteri Haji dan Umrah K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim menyebut sistem serupa pernah diterapkan sebelum 2017, di mana jemaah mendaftar dan langsung membayar dalam periode tertentu. Ia menegaskan wacana tersebut masih sebatas kajian dan belum menjadi keputusan.
Usulan ini mendapat respons dari anggota Komisi VIII DPR Hidayat Nur Wahid yang meminta pemerintah mengkaji secara komprehensif. Ia menekankan perubahan sistem harus melalui revisi regulasi dan pembahasan bersama DPR.
DPR juga mengingatkan pemerintah agar berhati-hati agar wacana tersebut tidak menimbulkan polemik di masyarakat, mengingat hingga kini belum dibahas secara resmi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII.