WNI Profesi Nahkoda Kapal Diduga Terkena Serangan Rudal Iran di Selat Hormuz
Makassar, tvOnenews.com - Seorang warga negara Indonesia ( Wni) bernama Miswar Paturusi yang bekerja di perusahaan pelayaran diduga menjadi korban konflik antara Iran dan Israel.
Kapal yang dinahkodainya dilaporkan tenggelam setelah diduga terkena serangan rudal saat berlayar di Selat hormuz.
Kabar tersebut disampaikan dari kediaman keluarga korban di Kelurahan Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Istri korban, Marliani, menuturkan bahwa berdasarkan informasi dari rekan kerja suaminya, kapal yang dinakhodai Miswar Paturusi berangkat dari Abu Dhabi menuju Oman untuk menderek kapal lain yang mengalami kerusakan.
Namun ketika memasuki perairan Selat Hormuz, kapal tunda tersebut diduga terkena tembakan rudal. Akibat serangan itu, kapal dilaporkan tenggelam dan hingga kini keberadaan Miswar Paturusi belum diketahui.
Keluarga berharap pemerintah dapat segera melakukan pencarian secara intensif untuk menemukan korban.
Sementara itu, dampak konflik di Timur Tengah juga mulai dirasakan di wilayah Makassar dan sekitarnya.
Sejumlah kendaraan terlihat mengantre panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mendapatkan BBM.
Antrean kendaraan bahkan mencapai beberapa kilometer di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di depan SPBU setempat.
Warga terlihat memadati lokasi untuk mengisi bahan bakar, terutama jenis Pertalite.
Selain kendaraan pribadi, sejumlah truk juga terlihat mengantre sejak pagi hari untuk mendapatkan solar.
Para sopir menyebut antrean panjang tersebut telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Warga berharap pasokan BBM di wilayah mereka tetap aman dan tidak terganggu oleh konflik di Timur Tengah, sehingga masyarakat tidak perlu mengantre lama untuk mendapatkan bahan bakar, terutama selama bulan Ramadan.