GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Santet Gagal, Istri Sewa Algojo Habisi Nyawa Sang Suami

Selasa, 9 November 2021 - 16:47 WIB
  • Reporter :
Karawang, Jawa Barat - Seorang istri di Karawang, Jawa Barat tega menghabisi nyawa suaminya sendiri dengan menggunakan jasa pembunuh bayaran. Rupanya algojo yang iya sewa ini lantaran dukun Santet yang sebelumnya ia order Gagal menjalankan misinya.
Lantas apa yang mendasari perbuatan kejinya? Mengapa orang terdekat lagi-lagi menjadi dalang aksi pembunuhan anggota keluarganya sendiri?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bos rumah makan di Karawang tewas dibunuh oleh sekelompok algojo, yang mana diduga istrinya sebagai dalang dibalik peristiwa pembunuhan berencana tersebut.
Benarkah motif dari perkara ini lantaran sang istri cemburu buta karena sang suami memiliki wanita idaman lain (WIL).
Di penghujung bulan Oktober lalu, warga Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawangdigegerkan dengan tewasnya seorang bos Rumah Makan, Khairul Amin, di depan rumahnya, dengan luka bacok di bagian kepala.
Di sejumlah bagian tubuh Khairul pun ditemukan luka sayatan benda tajam. Diduga Chairul merupakan korban pembunuhan oleh orang tak dikenal. Pasalnya, sepeda motor dompet maupun barang berharga lainnya tidak ada yang raib.
Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga. Terungkap, rupanya sang otak pembunuhan Khairul Amin tak lain adalah istrinya sendiri, Neliwati. Namun, Neli tak mau mengotori tangannya sendiri.
Dirinya nekat menghabisi nyawa sang suami dengan menyewa tujuh orang pembunuh bayaran, dengan iming-iming bayaran Rp 30 juta. Neli dan tujuh orang algojo tersebut membuat perjanjian kontrak kerja.
Usut punya usut ini bukan kali pertama Neli mencoba membunuh sang suami. Sebelumnya, sang istri sempat menyewa jasa dukun santet dengan bantuan tersangka AM, namun tidak berhasil.
Akhirnya, Neli meminta AM merekrut sejumlah orang untuk menjadi pembunuh bayaran. Meski pada percobaan awal sempat gagal, namun akhirnya rencana pembunuhan itu tereksekusi pada akhir Oktober 2021 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi-lagi orang terdekat menjadi dalang pembunuhan anggota keluarganya sendiri. Meski berdalih sakit hati karena sang suami kerap meminta uang, dan memiliki wanita idaman lain, namun tindakan Neli tak juga bisa dibenarkan.
Para pelaku kini dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana subsider 338 junto pasal 55 6, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati.(awy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan tidak menggelar imunisasi massal terkait penyakit campak.
Tips Berburu Promo Penginapan Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp99 Ribu di Jalur Favorit Pemudik

Tips Berburu Promo Penginapan Mudik Lebaran 2026, Harga Mulai Rp99 Ribu di Jalur Favorit Pemudik

Tips berburu promo mudik lebaran 2026. Tips pertama yang paling penting adalah memesan penginapan jauh sebelum puncak arus mudik. Biasanya, hotel atau penginapan
Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit campak di Jakarta.
Kakorlantas Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026

Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho menghadiri rapat bersama pakar transportasi dalam rangka persiapan Idul Fitri 1447 H di Kantor Jasa Raharja, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
ADVERTISEMENT