Dari Jual Sayur ke Timnas Indonesia! Kisah Haru Dony Tri Pamungkas Bikin Verdonk Yakin: Layak ke Eropa
- instagram Dony Tri Pamungkas
Dalam ajang FIFA Series 2026, ia tampil konsisten dan bahkan dipercaya sebagai starter.
Pada laga melawan St Kitts & Nevis, Dony langsung menunjukkan kualitasnya dengan permainan agresif dari sisi kiri.
Ia juga bermain penuh dalam pertandingan tersebut, menandakan kepercayaan besar dari pelatih.
Penampilannya terus berlanjut saat menghadapi Bulgaria. Meski Indonesia harus kalah 0-1 dan finis sebagai runner-up, kontribusi Dony tetap mendapat apresiasi. Ia tampil solid sebagai bek sayap kiri, posisi yang juga ia jalani di level klub.
Dipuji Verdonk, Didorong ke Eropa
Salah satu sorotan terbesar datang dari Calvin Verdonk. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku terkesan dengan kualitas dan mentalitas Dony sejak sesi latihan pertama.
"Sebelum pertandingan pertama saya memberinya nasehat tentang kepercayaan diri. Dan ketika dia beraksi, memberi umpan silang dan tendangan bagus, saya ingin terus bermain dengannya dan saya berharap bisa melihatnya satu hari nanti di Eropa," kata Verdonk.
Ia bahkan menegaskan kekagumannya secara langsung. "Saya suka pemuda ini, sumpah. Saya banyak berbicara dengannya dan melihatnya sejak latihan pertama. Dia benar-benar pemain hebat. Saya benar-benar suka dengan gayanya," ujarnya.
Meski harus berganti posisi demi kebutuhan tim, Verdonk tetap menunjukkan profesionalisme tinggi.
"Saya bermain di manapun pelatih menempatkan saya. Ini bukan masalah," ucapnya.
Saat ini, Dony masih terikat kontrak dengan Persija hingga Juni 2028 dan menjadi salah satu pilar penting di bawah asuhan Mauricio Souza.
Namun, dengan performa yang terus meningkat, peluang untuk berkarier di Eropa seperti harapan Verdonk bukanlah hal yang mustahil.
Kisah Dony Tri Pamungkas adalah gambaran nyata bahwa mimpi besar bisa lahir dari tempat sederhana.
Dari pasar kecil di Boyolali hingga panggung internasional bersama Timnas Indonesia, ia membuktikan bahwa kerja keras dan tekad mampu mengubah jalan hidup seseorang. Kini, langkah berikutnya mungkin adalah Eropa dan dunia sedang menunggu. (udn)
Load more