Bak Bumi dan Langit! Emil Audero Dipuji Media Italia, Maarten Paes Dikritik meski Clean Sheet di Ajax Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
- Facebook - Palermo FC & FC Dallas
Jakarta, tvOnenews.com - Situasi berbeda dialami Emil Audero dan Maarten Paes jelang berlaga bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Emil Audero mendapat pujian dari media Italia, sedangkan Maarten Paes dikritik.
Turnamen FIFA Series 2026 akan menjadi momen perdana John Herdman memimpin Timnas Indonesia di ajang internasional. Kompetisi ini tidak hanya sebatas laga uji coba, tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan tim sebelum menjalani agenda yang lebih bergengsi.
Pada partai pembuka, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 Maret 2026. Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi Herdman dalam menerapkan strategi serta meramu komposisi terbaik bagi skuad Garuda.
Apabila berhasil meraih kemenangan, Indonesia berpeluang melangkah ke final yang akan berlangsung pada 30 Maret 2026. Di partai puncak, Merah Putih akan menantang pemenang duel antara Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.

- Instagram @uscremonese
Jelang FIFA Series 2026, salah satu sorotan tertuju kepada calon kiper nomor satu Timnas Indonesia, Emil Audero dan Maarten Paes. Kedua kiper itu hampir dipastikan bakal bersaing ketat untuk mendapatkan kepercayaan dari John Herdman.
Namun, situasi keduanya saat ini sangat bertolak belakang. Emil Audero mendapat pujian dari media Italia, Tutto Mercato, sedangkan Maarten Paes mendapat kritik pedas.
Maarten Paes akhirnya mencatatkan clean sheet perdananya bersama Ajax Amsterdam di kompetisi Liga Belanda. Namun, performa tersebut justru dibarengi sorotan tajam dari sejumlah pengamat sepak bola di Negeri Kincir Angin.
Paes tampil penuh saat Ajax ditahan imbang 0-0 oleh PEC Zwolle pada laga lanjutan Eredivisie, Minggu (1/3/2026). Meski sukses mengamankan gawang tanpa kebobolan, aksinya dinilai belum sepenuhnya meyakinkan.

- Ajax
Kritik datang dari mantan pemain Ajax era awal 2000-an, Kenneth Perez. Sosok yang pernah membela De Godenzonen itu menilai Paes nyaris membuat kesalahan fatal di tengah pertandingan.
Momen yang disorot terjadi ketika laga memasuki menit ke-65. Sapuan bola Paes tidak sempurna dan justru membentur kaki penyerang Zwolle, Younes Namli, sebelum mengarah ke Koen Kostons.
Beruntung, kiper berpaspor Indonesia itu sigap memperbaiki kesalahannya. Ia bergerak cepat untuk mengamankan bola sebelum dimanfaatkan lebih jauh oleh pemain lawan.
"Mereka punya pembuat masalah terbesar di gawang. Paes, dia memainkan umpan paling gila dan sangat lemah," ucap Perez dilansir dari Voetbal Primeur.
"Anda mesti melakukan umpan yang tepat. Itu selalu terjadi di Ajax."
Pendapat Perez ternyata sejalan dengan pandangan Marciano Vink yang kini aktif sebagai analis di ESPN Belanda. Menurutnya, Paes memang belum sepenuhnya terbiasa dengan tuntutan permainan khas Ajax.
"Dia adalah penjaga gawang yang tidak perlu membangun permainan sebelum bergabung dengan Ajax. Dia belum pernah melakukannya tetapi sekarang dia bermain untuk Ajax," katanya.
Sementara itu, pujian justru dilemparkan kepada Emil Audero. Dalam artikel terbarunya, Tutto Mercato memperingkat kiper terbaik hingga pekan ke-27 Serie A Italia.
Dalam peringkat tersebut, Emil Audero yang bermain untuk Cremonese berada di posisi ketiga dengan total poin 6,30. Ia berhasil mengungguli kiper AC Milan, Mike Maignan.
"Wladimiro Falcone mengukuhkan posisinya sebagai kiper terbaik Serie A. Maignan tergeser dari podium setelah lama memimpin. Audero tampil gemilang. Corvi pergi, Caprile kembali," tulis Tutto Mercato dikutip pada Rabu (4/3/2026).
Daftar Kiper Terbaik hingga Pekan ke-27 Serie A
- Wladimiro Falcone (Lecce) 6,43 (27)
- Marco Carnesecchi (Atalanta) 6,37 (27)
- Emil Audero (Cremonese) 6,30 (23)
- Mike Maignan (Milan) 6,29 (26)
- Elia Caprile (Cagliari) 6,26 (27)
(fan)
Load more